RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Riau Raih Predikat Paripurna, Komite Mutu Tingkatkan Kualitas Pelayanan

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 26 Desember 2023 | 13:31 WIB
Begini Peran Komite Mutu RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Riau
Begini Peran Komite Mutu RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Riau

"Berapa nilai mutu RSUD Arifin Achmad saat ini? Cara paling mudah untuk mengetahui nilai mutu rumah sakit adalah melihat status akreditasinya. Saat ini status akreditasi RSUD Arifin Achmad adalah predikat Paripurna (Bintang 5) oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada Desember 2022," terang dr Mulyadi.

Berapa ada standar mutu yang harus dicapai rumah sakit untuk mendapatkan predikat baik, dr Mulyadi menyatukan hal itu bisa dilihat dari sisi standar akreditasi. Di mana rumah sakit mendapat sertifikat akreditasi tingkat paripurna bila 15 bab mendapat nilai minimal 80 persen dan bab Program Nasional mendapat nilai 100 persen berdasarkan KMK Nomor 1128 Tahun 2022 Tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.

Berikut kelompok standar yang harus dipenuhi untuk mendapatkan predikat baik. Pertama Kelompok Manajemen Rumah Sakit terdiri atas Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS),

Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Manajemen Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (MRMIK), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), dan Pendidikan dalam Pelayanan Kesehatan (PPK).

Kedua elompok Pelayanan Berfokus pada Pasien terdiri atas: Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP), Hak Pasien dan Keterlibatan Keluarga (HPK), Pengkajian Pasien (PP), Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), Komunikasi dan Edukasi (KE). Kelompok Sasaran Keselamatan Pasien (SKP).

Lalu, Kelompok Program Nasional (PROGNAS). Dari sisi Indikator Mutu Kemenkes, bahwa standar mutu adalah seperangkat tolok ukur kinerja sistem suatu unit atau satuan kerja yang mencakup masukan, proses, hasil, keluaran serta manfaat yang harus dipenuhi oleh unit-unit kerja. Dimana indikator mutu adalah variabel yang dapat digunakan untuk mengevaluasi mutu keadaan atau status dan memungkinkan dilakukan pengukuran terhadap perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.

Sedangkan Indikator Nasional Mutu berdasarkan Permenkes RI Nomor 30 Tahun 2022 terdapat 13 indikator mutu, dan berdasarkan KMK Nomor 1128 Tahun 2022 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit, Pemilihan dan pengumpulan data indikator mutu merupakan salah satu fokus pada standar peningkatan mutu dan keselamatan pasien dalam akreditasi rumah sakit.

"Jadi pada penyelenggaraan mutu di dikatakan bahwa komite/tim mendukung proses pemilihan indikator dan melaksanakan koordinasi, serta integrasi kegiatan pengukuran data indikator mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit. Beberapa indikator yang perlu disusun diantaranya Indikator Nasional Mutu (INM), Indikator Mutu Prioritas Rumah Sakit (IMP-RS), dan Indikator Mutu Prioritas di Unit (IMP-Unit)," terang dr Mulyadi.

Apa dampaknya jika nilai mutu suatu rumah sakit diatas standar dan dibawah standar, dr Mulyadi menyebut, peningkatan mutu pelayanan rumah sakit merupakan hal yang sangat penting, karena rumah sakit memberikan pelayanan yang paling kritis dan berbahaya. Hal tersebut dikarenakan yang menjadi sasaran kegiatan adalah jiwa manusia, maka semua bentuk pelayanan di rumah sakit harus bermutu tinggi.

"Dampak yang terjadi jika nilai mutu suatu rumah sakit diatas standar, yaitu rumah sakit dapat mencapai konsistensi dalam seluruh proses kegiatan baik asuhan langsung kepada pasien ataupun kegiatan non pelayanan, sehingga kualitas hasilnya juga konsisten. Dengan menggunakan standar mutu, rumah sakit dapat menggunakan seluruh sumber dayanya secara lebih efisien dan optimal sehingga tercipta kepuasan pasien dan masyarakat atau pengguna layanan lainnya," paparnua.

Sebab, lanjut dr Mulyadi, pelayanan kesehatan yang bermutu dapat meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Selain itu, kepuasan pasien dapat dijadikan talak ukur keberhasilan mutu pelayanan sebuah fasilitas kesehatan. Kepuasan pasien akan tercipta ketika apa yang didapat lebih besar dari yang diharapkan.

"Jika mutu rumah sakit di bawah standar, permasalahan yang kerap dialami oleh rumah sakit sebagai penyedia jasa adalah rumah sakit belum mampu memberikan pelayanan yang benar-benar diharapkan pengguna jasa atau pasien. Penyebab utamanya dikarenakan pelayanan yang diberikan masih berkualitas rendah, sehingga belum dapat menghasilkan pelayanan yang diharapkan pasien. Rumah sakit merupakan organisasi yang menjual jasa, maka pelayanan yang berkualitas merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi, bila pasien tidak menemukan kepuasan dari kualitas pelayanan yang diberikan maka pasien cenderung mengambil keputusan tidak melakukan kunjungan ulang pada rumah sakit tersebut," jelasnya.

"Karena mutu layanan memiliki pengaruh positif langsung dan signifikan terhadap kepercayaan pasien. Artinya, bila semakin baik mutu layanan maka kepercayaan pasien akan meningkat, sebaliknya bila semakin buruk mutu layanan maka kepercayaan pasien akan menurun," tambahnya.

Disinggung bagaimana cara Komite Mutu untuk menaikkan nilai mutu rumah sakit, dr Mulyadi mengatakan, kesadaran masyarakat akan kesehatan yang kian meningkat menimbulkan desakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satu upaya mengantisipasi keadaan tersebut adalah dengan menjaga kualitas pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya yang bersifat kontinu untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan jasa pelayanan kesehatan.

"Makanya mutu pelayanan kesehatan yang diberikan merujuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan tiap pasien, semakin kebutuhan dan tuntutan tiap pasien dipenuhi, makin baik pula mutu pelayanan kesehatan tersebut. Kemudian, terjaminnya mutu pelayanan kesehatan akan menghasilkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pasien, serta dapat menumbuhkan kepuasan kerja, komitmen, dan peningkatan moral profesi layanan kesehatan yang akan menimbulkan kepuasan pasien," terangnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X