RIAUMAKMUR.COM, BENGKALIS - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis pada HUT RI ke-78 mengaku sangat sedih.
Pasalnya rombongan Paskibraka Kabupaten Bengkalis dijanjikan berangkat Karya Wisata (Karsa), sebagai bentuk apresiasi setelah sukses melaksanakan upacara bendera 17 Agustus 2023 silam.
Sayangnya, Paskibraka Kabupaten Bengkalis merasa diberi harapan palsu oleh Pemkab, karena keberangkatan mereka tidak jadi, dengan alasan tidak adanya dana.
HengjBaca Juga: Paskibraka Jadi Korban PHP, Syahrial Ingatkan Pemkab Bengkalis Jangan Mencari Kampung Hitam, Apresiasi Keberanian Adik-adik Paskibraka Speak Up
Keluhan Pemberian Harapan Palsu (PHP) ini disampaikan para Paskibraka melalui akun TikTok Paskibraka Bengkalis, @ppikabupatenbengkalis.
Dalam postingan Tiktok ini, Paskibraka Bengkalis menceritakan awal mula mereka menjadi korban PHP dari Pemkab Bengkalis.
Dilansir Riaumakmur.com dari akun Tiktok tersebut, mereka memposting beberapa foto kegiatan Paskibraka di Bengkalis Agustus 2023 lalu.
Baca Juga: Jangan Sampai Seperti Rupat, Andika Putra Kenedi Ingatkan Pejabat di Bengkalis Tidak Cawe-cawe Politik
Foto pertama memperlihatkan Paskibraka bersama Forkompinda Bengkalis, yang ditengah-tengah mereka tampak Bupati Bengkalis, Kasmarni.
Kemudian mereka menceritakan bagaimana perjuangan mereka bisa berhasil mengibarkan bendera merah putih di Bengkalis, pada HUT RI ke-78 lalu.
Terlihat pengorbanan mereka latihan dibawah terik sinar matahari, sampai kaki pegal-pegal dan kulit mereka gosong akibat terik matahari yang begitu kuat.
Dan hasil perjuangan mereka, acara upacara bendera di Bengkalis berlangsung dengan lancar.
Baca Juga: Camat di Rupat Kena Demo Karena Cawe-cawe Politik, Hardianto: Kekuasaan Untuk Mengurus Rakyat, Bukan Memaksa Rakyat
Terlihat kebahagian mereka karena latihan selama sebulan belakangan membuahkan hasil yang maksimal.
Tapi setelah itu, mereka merasa sedih karena harus berpisah, setelah satu bulan bersama-sama latihan dan tinggal di satu asrama karantina.
"karna tugas kita sudah selesai, sekarang waktunya kita pulang kekecamatan masing- masing :(, sedih pisah sama merekavang menemani di bulan di karantina. Gapapa guys, nanti kita melepas rindu di KARSAAAA," tulis akun tersebut.
Baca Juga: Dukung Langkah Tegas Edy Natar Terhadap PT SIR, Marwan Yohanis: Pemimpin Berani Seperti Ini yang Dirindukan Masyarakat
Karya wisata (Karsa) yang mereka harapkan akhirnya hampir terwujud, karena ada surat resmi dari Pemkab Bengkalis pada tanggal 24 November 2023, yang isinya akan memberangkatkan mereka ke Pulau Batam.
Setelah empat bulan penantian, mereka akhirnya akan berangkat Karsa. Dan Pemkab sudah mengirim surat resmi terkait keberangkatan mereka pada 15-18 Desember 2023.
Sayangnya, H-1 keberangkatan, mereka dapat kabar buruk karena Pemkab membatalkan keberangkatan mereka, dengan alasan anggaran kas daerah tidak ada.
Baca Juga: Pelajar di Bengkalis Tenggelam Saat Bermain di Sungai
Padahal mereka sudah mempersiapkan semuanya. Tapi mereka tetap sabar dan berharap dana itu bisa segera cair.
Puncaknya, Pemkab Bengkalis menginformasikan bahwa mereka tidak bisa diberangkatkan karena sampai pada akhir tahun, dana tersebut belum juga cair.
Sontak saja, informasi ini membuat mereka kecewa karena harapan untuk Karsa pupus. Padahal diantafa mereka sudah menunggu sampai melewatkan momen natal tanpa keluarga.
Dalam caption postingan itu, terlihat mereka menulis caption yang sedih, dan meminta kepastian kepada Pemkab Bengkalis.
Berikut isi caption nya:
"pak buk kami telah melaksanakan tugas kami menaik dan menurun kan bendera dengan tuntas kemana kah hak kami pak? buk? kenapa di prov riau hanya paskibraka kab.bengkalis yang mengalami hal seperti ini, jujur kami para anggota paskibraka sangat kecewa dengan ini semua pak, buk, perjuangan kami sebulan seperti tidak di hargai, tidak diapresiasi kan.. dari awal bapak ibuk berjanji akan memberi kan kami sebuah penghargaan berupa piagam, karya wisata, Uang saku. akan tetapi sampai saat ini kemana bukti janji janji manis bapak ibuk sekalian pada waktu awal dulu. Hak kami hilang entah kemana, dana nya hilang tidak tau kemana
kami ingin hak kami pak buk.., kemana tanggung jawab para pengurus kalau sudah terjadi kejadian seperti ini?
kalian menutup telinga dan mata seperti tidak ada kejadian apa apa, sedangkan kami disini sangat di rugikan. sebagian dari kami memilih untuk tidak pulkam merayakan natal bersama keluarga dikarenakan karsa ternyata di php kan, kami harap ada tindakan dari bapak ibuk untuk kejadian ini," tulis akun tersebut.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Saat Ku Rindu Ku Coba Tak Rindu, Bohongi Hati - Mahalini
Lirik Lagu Hati Yang Terkunci Terbuka Kembali, Kisah Sempurna - Mahalini
Lirik Lagu Oh Tuhan Tolonglah, Bawa Dia Kembali - Mahalini
Shayne Pattynama Absen Jenguk Ibunya di Laga Ujicoba Menghadapi Libya, Shin Tae Yong Sebut Untuk Psikologi Pemain
Jadwal Konser Denny Caknan Januari 2024, Banyak yang Gratis!
Timnas Indonesia Latihan Taktikal, Teknikal dan Serangan Jelang Hadapi Libya dan Persiapan Piala Asia
Dinar Candy Jual Akun Sosmed Pribadi Tiktok dan Instagram Seharga Rp50 Miliar, Kamu Mau Beli?
Ini Daftar Bioskop di Riau Yang Berada di Pusat Perbelanjaan, Ada di Rohil dan Bengkalis
Dinar Candy Dulu Jual Cangcut Bekas Rp50 Juta, Sekarang Akun Sosmed Seharga Rp50 Miliar
Jadwal Konser Vierratale Januari 2024, Sampai ke Balikpapan