Pria yang akrab disapa dr Ibeng ini mengatakan, usulan bantuan makanan tambahan itu lantaran kabupaten kota terdampak banjir meminta bantuan PMT untuk balita dan ibu hamil.
Ibeng menjelaskan, bantuan tambahan makanan balita dan ibu hamil itu sudah di distribusikan ke daerah terdampak banjir, seperti Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, dan terakhir di Kabupaten Rokan Hilir.
"PMT balita dan ibuk hamil itu seperti biskuit susu. Untuk jumlah bantuan yang kita terima saya tidak ingat datanya. Yang jelas usulan kita sudah direspon Kemenkes, karena ketersediaan di pusat masih ada," sebut Ibeng.
Sebab selain obat-obatan, saat ini balita dan ibu hamil di kabupaten kota terdampak banjir membutuhkan bantuan makanan tambahan.
"Karena kemarin usulan kita tidak hanya untuk daerah yang mengusulkan. Tapi daerah yang belum mengusulkan juga kita masukan dalam usulan permintaan ke Kemenkes, karena untuk jaga-jaga sewaktu-waktu ada daerah yang membutuhkan," katanya,
Artikel Terkait
Banjir Melanda Rohil Sebabkan Kerusakan Sejumlah Ruas Jalan
Pintu Waduk Buka 5x140 Cm, BPBD Riau Warning Kampar dan Pelalawan Waspada Banjir
Status Siaga Darurat Banjir di Riau akan Diperpanjang
Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Minta Bantuan Balai Wilayah Sungai Sumatera III
Riau Terima Bantuan PMT dari Kemenkes untuk Balita dan Ibu Hamil Terdampak Banjir
Pemerintah Pusat Kirim 3 Ribu Paket Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir di Riau
Dilanda Banjir, Peternak Ikan di Kabupaten Kampar Belum Ada yang Melapor ke Pemerintah
Daring Persiapan Pemilu Bersama Wakapolda Riau,23 TPS di Kampar Berpotensi Rawan Banjir
Antisipasi Banjir, Gubri Usulkan Peningkatan Jalintim ke Pemerintah Pusat
Warga Pelawan Terdampak Banjir Belum Sepenuhnya Tenang, Bukaan Pintu Air PLTA Koto Panjang Jadi ke Khawatiran