RIAUMAKMUR.COM - Pj Bupati Inhil Herman resmikan Unit Pelaksana Teknis Dinas Penyelenggara Pelabuhan Daerah Transportasi Sungai dan Penyebrangan (UPPD-TSP) sekaligus melepas pengiriman komoditas kelapa bulat menggunakan kapal laut keluar negeri pada Kamis (22/02/2024) di Pelabuhan Parit 21 Tembilahan.
Pj Bupati Herman menjelaskan di bawah kepemimpinannya saat ini, pemerintah inhil tengah berupaya mengoptimalkan kembali pemanfaatan infrastruktur pelabuhan parit 21 yang selama ini terbengkalai agar dapat di maksimalkan kembali guna meningkatkan pendapatan masyarakat inhil terutama di tingkat petani.
"Mayoritas masyarakat kita 70 persennya menggantungkan hidup dari perkebunan, dengan adanya kegiatan ekspor kelapa ini diharapkan pendapatan ekonomi masyarakat inhil dapat lebih optimal," terang Herman.
Baca Juga: Daftar Harga Kelapa Sawit Petani Mitra Swadaya di Riau, Berlaku hingga 27 Februari 2024
Lebih lanjut Herman menjelaskan dengan adanya kegiatan ekspor tersebut masyarakat memiliki daya tawar dalam menjual komoditas perkebunan sehingga diharapkan ke depan sistem monopoli tidak lagi terjadi yang berujung pada kerugian para petani.
"Hari ini kita mengirim 200 ton kelapa tujuan batu pahat Malaysia, dengan adanya ekspor ini diharapkan tidak terjadi lagi monopoli, dimana masyarakat memiliki pilihan ketika harga sedang mengalami fluktuasi maka para petani punya pilihan untuk mengantar kelapanya ke penampung yang lebih tinggi," lanjutnya.
Baca Juga: Turun Tipis, Harga Pinang Kering di Riau Minggu Ini Dihargai Rp4.900 per Kg
Herman menambahkan indikator pendapatan ekonomi masyarakat inhil itu sangat mudah dilihat jika harga komoditas harga kelapa dapat terjaga dengan stabil.
"Kita lihat saja di pasar-pasar jika ibu-ibu banyak berbelanja itu artinya mereka memiliki daya beli akibat dari tingginya harga kelapa, begitu juga sebaliknya," Tambahnya.
Dikatakan Herman dalam setiap kunjungannya ke daerah, dirinya selalu mendorong kepada para petani dan pengusaha kelapa lokal agar memanfaatkan fasilitas ekspor guna meningkatkan daya jual yang lebih tinggi di tingkat internasional.
"Dalam setiap kegiatan Musrenbang kita sampaikan agar para pengusaha kelapa lokal dapat menggunakan fasilitas pelabuhan parit 21 ini untuk kegiatan ekspor mereka," pungkasnya.
Disinggung terkait asumsi yang sering beredar di masyarakat selama ini yang terkesan skeptis terhadap setiap program pemerintah karena dianggap sebagai acara seremonial belaka, Pj. Bupati Herman menegaskan dirinya memastikan agar hal serupa tidak terjadi lagi.
"Kita tidak ingin lagi menghamburkan uang APBD hanya untuk acara seremoni-seremoni, makanya saya tegaskan kepada kepala dinas perhubungan hari ini kita buka acara sederhana saja, tidak perlu menghamburkan uang untuk acara seperti ini, yang penting bagaimana caranya hari ini kita bisa membantu meningkatkan ekonomi para petani," tegas Pj Bupati Herman.
Untuk itu dirinya meminta kepada jajaran agar apa yang telah dilakukan hari ini akan terus secara konsisten dilaksanakan sehingga keberlanjutan ekspor tersebut dapat berlangsung secara kontinyu.
Artikel Terkait
Truk Pengangkut Surat Suara dari Pelabuhan Pelindo Perawang Dikawal Ketat Menuju Gudang Logistik KPU Inhil di Tembilahan
Pemkab Inhil dan Kodim Sepakat Bakal Tanam Padi Serentak 3.000 Hektar
Pj Bupati Inhil Minta Peningkatan Realisasi Pembangunan di 2024, Lelang Diinstruksikan Percepat
Jembatan Sungai Piring di Inhil Ditargetkan Selesai 2024
Polemik Pemilihan Kades di Inhil Selesai, Pemprov Riau Minta Jadi Pembelajaran Daerah Lain
Andalkan BLUD, PAD Inhil Masih Rp193,6 Miliar
Siswa MAN 2 Inhil Raih 3 Medali di ONSK 2024, Ini Harapan Kakanwil Kemenag Riau
Pemungutan Suara di Inhil Berjalan Lancar, Ini Kata Ketua KPU
Yulisman Disebut Dapat Kursi DPR RI Dapil Riau II, Idris Laena: Suara Basis Saya di Inhil Belum 100 Persen
Ery Putra Resmi Dilantik sebagai Pj Sekda Inhil