Baca Juga: Dukung Batik Haji Nasional, Kemenperin Latih Industri Kecil Pakai Bahan Baku Halal
Menurutnya,dalam program ini, peserta diberikan penguatan dalam hal kesiapan untuk berpartisipasi pada pameran berskala internasional baik di dalam dan luar negeri, penyusunan dokumen rencana pemasaran ekspor, mendorong IKM untuk melakukan pengembangan produk sesuai dengan target pasar, serta onboarding ke pasar digital. “Kami melibatkan pelatih dan pembimbing yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan bisnis ke pasar ekspor,” ujarnya.
Para peserta juga diberikan pendampingan oleh pendamping sektor sesuai dengan komoditas produknya dan pendamping lokal yang berdomisili di sekitar daerah asal IKM peserta program ini. Para pendamping tersebut juga berperan sebagai mitra diskusi dalam mengikuti berbagai aktivitas selama berjalannya program.
Tahun ini, para peserta Program IKM OVOP Go Global kembali akan diikutsertakan pada pameran berskala internasional. “Oleh karena itu, dokumen perencanaan ekspor yang telah disusun, serta materi pelatihan terkait persiapan pameran internasional, workshop pengembangan produk, dan pelatihan pemasaran digitalakan memperkuat kesiapan mereka mengikuti pameran tersebut,” pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Miliki Sertifikat TKDN, Perusahaan Industri Raih Peluang Belanja Pengadaan
Serahkan Peran Official Partner Country ke Norwegia, Indonesia Kembali Hadir di Hannover Messe 2024
Pengoptimalan Program P3DN Cepat Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045
Kemenperin: Beli Produk Industri Lokal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Didukung Beragam Budaya, Industri Kerajinan Semakin Jaya
Mampu Ciptakan Produk Andal, IKM Furnitur Kian Berani Penetrasi ke Pasar Global
Dukung Batik Haji Nasional, Kemenperin Latih Industri Kecil Pakai Bahan Baku Halal
Kemenperin Dukung Pembangunan Sistem Manajemen Energi di Sektor Industri
Kemenperin Tingkatkan Kesiapan Industri Mamin Bertransformasi Menuju Industri 4.0
PMI Ekspansi 30 Bulan Beruntun, Menperin: Industri Tidak Sedang Alami Deindustrialisasi