Kepala Bapanas Dampingi Presiden Serahkan Bantuan Pangan Beras di GDT Sumut

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Minggu, 17 Maret 2024 | 22:21 WIB
Kepala Bapanas Arief Prasetya dan Presiden Joko Widodo saat menyapa dan memantau penyaluran bantuan pangan di GDT Huta Lombang di Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara pada Jumat (15/3/2024)
Kepala Bapanas Arief Prasetya dan Presiden Joko Widodo saat menyapa dan memantau penyaluran bantuan pangan di GDT Huta Lombang di Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara pada Jumat (15/3/2024)

RIAUMAKMUR.COM-, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mendampingi Presiden Joko Widodo memastikan penyaluran bantuan pangan beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disalurkan secara tepat sasaran dan merata, termasuk di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan. 

Hal itu disampaikan ketika mendampingi Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan pangan kepada 479 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Gudang Daerah Terpencil (GDT) Huta Lombang di Kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara pada Jumat (15/3/2024).

"Hari ini saya mendampingi Bapak Presiden Jokowi untuk memastikan bantuan pangan beras disalurkan secara tepat, termasuk di wilayah yang jauh dari perkotaan seperti ini," ujar Kepala Bapanas Arif. 

Baca Juga: Presiden akan Berkantor di IKN, Kemenko Polhukam Gelar Rakor Persiapan Pertahanan

Seperti yang diketahui, total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Padang Lawas berdasarkan data Kemenko PMK berjumlah 15.960 KPM, namun untuk hari ini bantuan pangan beras diserahkan kepada 479 KPM dari Kecamatan Lubuk Barumun.

Adapun GDT merupakan gudang pangan Perum Bulog yang ditempatkan di daerah-daerah terpencil seperti Padang Lawas, Tarakan, Wakatobi, Rote, Merauke, dan lain-lain yang jauh dariku perkotaan. GDT Huta Lombang di Padang Lawas berkapasitas 500 ton beras. 

Arief Prasetya pun menjelaskan stok beras Perum Bulog secara nasional per 14 Maret 2024 dalam kondisi yang aman mencapai 1,1 juta ton. Sementara serapan beras dari petani dalam negeri terus meningkat mencapai 19 ribu ton. Upaya peningkatan serapan akan terus ditekankan seiring tibanya panen raya. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan dan Idulfitri tahun 2024. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau RSUD Sibuhuan, Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal

Dilansir dari dari data Perum Bulog penyebaran stok CBP telah dilakukan secara merata di seluruh Kantor Wilayah (Kanwil). Stok terbesar berada di Kanwil Jawa Timur sebanyak 308.720 ton, DKI Jakarta dan Banten sebanyak 210.898 ton, serta Jawa Barat sebanyak 99.370 ton. Sedangkan stok yang terkecil ada di Kanwil Bengkulu sebanyak 2.364 ton, Kalimantan Tengah sebanyak 5.287 ton, dan Sulawesi Tengah sebanyak 6.538 ton.

Jumlah stok masing-masing daerah ini telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, sedangkan khusus Jawa Timur dan DKI Jakarta lebih dikarenakan terdapat pelabuhan utama. 

Baca Juga: Matangkan Persiapan Menuju PON Aceh-Sumut, Ini Strategi Cabor Sepaktakraw Riau

"Jadi stok CBP sudah kita sebar secara merata di seluruh Kanwil Perum Bulog. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan pemerintah baik sebagai bantalan sosial, stabilisasi pasokan dan harga pangan, maupun antisipasi terhadap bencana alam," ujar Kepala Bapanas Arief. 

Sementara itu dalam kunjungannya, Presiden Jokowi menyebut bantuan pangan beras rencananya akan disalurkan hingga bulan Juni 2024. Untuk itu Presiden meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah telah menyiapkan upaya antisipasi terhadap dampak kenaikan harga pangan dunia, terlebih dalam momentum Ramadan dan Idulfitri ini. 

"Beras ini diberikan kepada bapak-ibu karena harga beras naik. Kenaikan itu terjadi tidak hanya di negara kita Indonesia tetapi di seluruh dunia karena ada perubahan iklim. Ada yang panen gagal karena perubahan iklim, hujan terlalu deras, dan kering terlalu panjang.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Perpanjang Masa Pendaftaran KJMU Tahap I 2024

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X