Berdasarkan evaluasi dan laporan uji ketahanan perbankan menjelang berakhirnya stimulus, potensi kenaikan risiko kredit (NPL) dan ketahanan perbankan diproyeksikan masih terjaga dengan sangat baik.
Outstanding kredit restrukturisasi COVID-19 perbankan terus mengalami penurunan namun tingkat pencadangan (CKPN) yang dibentuk Bank terus meningkat, melebihi periode sebelum pandemi. Kondisi ini merupakan cerminan kesiapan perbankan yang dinilai telah kembali pada kondisi normal secara terkendali (soft landing) mengakhiri periode stimulus.
Di sisi lain, seiring dengan pandemi yang mereda dan pencabutan status pandemi oleh Pemerintah, perekonomian Indonesia di hampir seluruh sektor juga kembali pulih dengan pertumbuhan 5,04 persen pada 2023.
Baca Juga: OJK dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Riau Gelar Coffee Morning, Ini yang Dibahas
Dian menambahkan bahwa dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, kebijakan stimulus OJK yang merupakan kebijakan sangat penting (landmark policy) dalam menjaga ketahanan sektor perbankan selama masa pandemi, berakhir sesuai dengan masa berlakunya.
Kontribusi ini merupakan kisah keberhasilan (success story) kontribusi signifikan sektor perbankan menopang perekonomian nasional melewati periode pandemi.
Untuk memastikan kelancaran normalisasi kebijakan tersebut, Bank tetap dapat melanjutkan restrukturisasi kredit COVID-19 yang sudah berjalan. Sedangkan permintaan restrukturisasi kredit baru dapat dilakukan dengan mengacu pada kebijakan normal yang berlaku yaitu POJK No. 40/2019 tentang Kualitas Aset.
Baca Juga: OJK Riau Gelar Edukasi Keuangan di Bengkalis
Dengan demikian, integritas laporan keuangan perbankan diharapkan akan semakin baik dan dapat sepenuhnya mengacu pada praktik terbaik yang berlaku (best practice) standar keuangan. Seiring dengan hal tersebut, OJK senantiasa melakukan langkah pengawasan (supervisory action) untuk memastikan kesiapan setiap bank secara individu. ***
Artikel Terkait
Geser NewJeans dan LE SSERAFIM, ILLIT Jadi Girl Grup Dengan Penjualan Album Debut Terlaris Dalam Seminggu di Hanteo
BPS Sebut Inflasi Maret 2024 Paling Banyak Disumbang Oleh Cabai Merah
Alhamdulillah, THR ASN dan PPPK Pemprov Riau Sudah Cair
Pj Gubri SF Hariyanto Pimpin Rapat Ketersediaan Bahan Pokok dan Kesiapan Arus Mudik Lebaran
NTP Provinsi Riau Naik 3,98 Persen Pada Maret 2024
Klinik Pratama Lapas Pekanbaru Ikuti Pembukaan Survei Akreditasi
UAS Ajak Itikaf Bersama di Mesjid Annur
Berikan Manfaat Besar, Pertamina Lanjutkan Proyek RDMP
Pemprov Aceh dan Petani Sambut Gembira Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi
Mobil Listrik Tambah Banyak, PLN Siagakan Ribuan SPKLU untuk Pemudik