Operasi Penyakit Masyarakat, Upaya Ciptakan Lingkungan Aman dan Berkualitas

photo author
Nyimas NA, Riau Makmur
- Kamis, 11 April 2024 | 16:55 WIB
Operasi Penyakit Masyarakat, Upaya Ciptakan Lingkungan Aman dan Berkualitas
Operasi Penyakit Masyarakat, Upaya Ciptakan Lingkungan Aman dan Berkualitas

RIAUMAKMUR.COM- Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lumajang telah melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di beberapa lokasi yang dikenal sebagai tempat tindak asusila.

Operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam hasil operasi tersebut, sebanyak 29 orang, yang terdiri dari 14 pasangan, berhasil diamankan. Namun, pendekatan yang diambil tidak semata-mata penegakan hukum, melainkan juga pemberian pembinaan dan reunifikasi keluarga bagi yang memerlukan.

Baca Juga: Kepastian Hukum dan Peluang Usaha, Manfaat Program PTSL bagi Warga Desa Kertosari Lumajang

Saat dimintai keterangan di sela kegiatannya, Selasa (9/4/2024), Kepala Bidang Penegakan Daerah (Gakda) Satpol PP Lumajang Enny Roseita Hadi menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, sebagian besar pasangan yang terjaring operasi adalah mereka yang memiliki hubungan kekasih atau suka sama suka.

Meskipun demikian, tidak ditemukan adanya transaksi atau praktik perdagangan manusia.

Lebih lanjut, dari 29 orang yang diamankan, 17 orang berhasil dipulangkan kepada keluarga mereka, sementara 2 orang dibina oleh perangkat desa setempat. Sedangkan 10 orang lainnya diberikan penanganan dan pembinaan lanjutan oleh Dinas Sosial PPPA Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Camat Ranuyoso Lumajang Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pengurusan Dokumen Adminduk Gratis

Operasi Pekat tersebut tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai bentuk preventif untuk menjaga ketertiban sosial dan moralitas masyarakat. Dengan demikian, diharapkan lingkungan sekitar dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman, terutama dalam menjalankan ibadah selama Bulan Ramadan.

Langkah-langkah yang diambil oleh Satpol PP Lumajang tidak hanya menunjukkan komitmen untuk menangani masalah sosial dengan tegas, tetapi juga memberikan solusi yang berkelanjutan dengan memberikan pembinaan dan dukungan kepada yang membutuhkan.

Baca Juga: Cagar Budaya Masjid Baiturrohman Tukum Lumajang Kokoh Berusia 112 Tahun

“Semoga dengan adanya operasi semacam ini, masyarakat dapat terhindar dari dampak negatif yang disebabkan oleh tindakan asusila dan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenteram,” harapnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nyimas NA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X