RIAUMAKMUR.COM- Pengurus Kabupaten E-Sport Indonesia (Pengkab ESI) Buleleng menargetkan terlibat dalam semua divisi pada laga ekshibisi e-sport Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali yang digelar pada 3 hingga 8 Juni 2024 mendatang di Denpasar.
Oleh karena itu, Pengkab ESI Buleleng menggelar seleksi untuk menjaring atlet yang akan dikirim ke Porjar Provinsi Bali 2024. Seleksi dilakukan bertahap pada tanggal 20, 21, 27, dan 28 April 2024.
Ada empat divisi game yang dipertandingkan dalam Ekshibisi Porjar E-Sport Buleleng 2024, yakni Free Fire, Player Unknown's Battlegrounds Mobile (PUBGM), Mobile Legends Bang Bang (MLBB), dan E-Football.
Baca Juga: Halbil dengan Kecamatan, Wako Hendri: Jangkau Aspirasi Warga Lewat 'Tangan' DPRD
Untuk Divisi Free Fire, seleksi telah selesai dilaksanakan pada Sabtu (20/4/2024). Lima tim terbaik pun telah dipilih untuk diseleksi kembali menjadi kontingen Buleleng di Ekshibisi Porjar Bali 2024 mendatang.
"Untuk hari ini, seleksi dilanjutkan untuk Divisi PUBGM. Ada 11 tim yang ikut dari pelajar SMA/SMK di Buleleng. Kemudian, pada 27 April 2024 dilanjukan untuk seleksi Divisi MLBB. Terakhir tanggal 28 April 2024, seleksi untuk Divisi E-Football," ujar Ketua Pengkab ESI Buleleng A. Oka Suradiva saat ditemui di sela-sela proses seleksi, Minggu (21/4/2024).
Tercatat, ratusan pecinta game dari kalangan pelajar SMA/SMK di Buleleng berlaga di seleksi Ekshibisi Pekan Olahraga Pelajar (Porja) E-Sport 2024. Mereka yang terbaik akan dipilih menjadi wakili Buleleng di Ekshibisi Porjar Bali.
Baca Juga: Pemkot Probolinggo Beri Pembinaan Kesehatan kepada Calon Jemaah Haji
Menurut Suradiva, lima tim terbaik yang lolos dalam seleksi akan diseleksi kembali sebelum dikirim ke perhelatan Porjar mendatang. Dia menargetkan, ESI Buleleng bisa mengirimkan perwakilan dalam Ekshibisi Porjar 2024.
"Untuk tim-tim yang lolos ini, kita akan seleksi kembali. Kita cari tim yang paling konsisten. Kita belum tentukan berapa tim yang akan dikirim. Intinya kita akan kirimkan tim untuk ikut di Ekshibisi Porjar 2024," tuturnya.
Diharapkan, seleksi ini bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap game. Selain untuk hobi, game saat ini juga bisa membawa prestasi yang membanggakan bagi daerahnya. Dengan adanya cabor e-sport, para siswa bisa mengharumkan nama sekolah dan daerahnya melalui game.
Baca Juga: Peringati Hari Jadi Bone yang ke-694, Pj. Bupati Luwu Hadiri Acara Mattompang Arajang
“Memainkan game itu tidak hanya sebatas hobi. Tidak hanya membawa dampak negatif, tapuli juga memberi dampak positif untuk berprestasi,” ujar Suradiva. ***
Artikel Terkait
Kemenag Padang Ajak GTK Madrasah Kembangkan Kultur Digital
Harjad Kota Banjarbaru ke-25, Pemprov Kalsel Yakin Banjarbaru Terus Maju
Bersama PUTR, DLH Bersihkan Tumpukan Sampah Di Pasar Sentral Belopa.
Hari Jadi Kabupaten Bandung Bey Machmudin SDM Berkualitas Kunci Utama Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, UPTD Terminal Tipe B, Dishub Kalsel Lakukan Pembenahan
Disbunnak Gelar Rakornis Perencanaan Pembangunan Perkebunan Dan Peternakan Provinsi Kalsel 2024
Peringati Hari Kartini, Bupati Nina: Perempuan Indramayu Bangkit Menuju Masa Depan Gemilang
Peringati Hari Jadi Bone yang ke-694, Pj. Bupati Luwu Hadiri Acara Mattompang Arajang
Pemkot Probolinggo Beri Pembinaan Kesehatan kepada Calon Jemaah Haji
Halbil dengan Kecamatan, Wako Hendri: Jangkau Aspirasi Warga Lewat 'Tangan' DPRD