RIAUMAKMUR.COM - Musibah tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Peristiwa ini terjadi pada pukil 13.30 siang tadi. Tepatnya di Jalan Pendidikan RT 001 RW O01 Dusun Sungai Perigi Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah.
"Iya kita mendapatkan laporan dari perangkat daerah setempat, bahwa ada musibah tanah longsor di Kecamatan Tanah Inhil," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal, didampingi Kabid Kedaruratan Jim Gafur, Selasa (30/4/2024).
Tidak ada laporan korban jiwa. Namun atas kejadian ini, sebanyak rumah rusak berat. Kemudian dua rumah lagi rusak ringan serta satu Poskamling rusak berat. Kemudian sebanyak delapan kepala keluarga (KK) dari 24 jiwa terdampak akibat bencana ini.
Baca Juga: Mendikbud: Kolaborasi Harus Diperkuat Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berintegritas
Lanjut Kepala BPBD Riau, dari laporan perangkat pihak kecamatan setempat, dilaporkan diperkirakan terdapat kerugian material diperkirakan lebih kurang mencapai Rp500 juta.
Masih menurut Edy, BPBD Riau terus berkoordinasi dengan instansi terkait di Inhil. Belum ada permintaan bantuan dalam hal penanganan puing-puing rumah yang tergerus akibat musibah longsor tersebut.
"Kecamatan Tanah Merah Inhil ini memang berada di daerah rawan longsor. Tanah labil diakibatkan karena pengaruh pasang surut yang menghantan daratan di pinggir sungai," ujar Edy.
Artikel Terkait
Rekomendasi Drama China Terbaru Will Love in Spring: Kisah Realistis Pilihan Antara Cinta dan Mimpi
Penerimaan Negara di Riau Triwulan I 2024 Capai Rp4,89 Triliun
Belanja Negara di Riau Terealisasikan Rp6,86 Triliun di Triwulan I 2024
Lantik Tiga Wakil Dekan Sisa Jabatan 2020 – 2024, Ini Pesan Rektor UIR
Ahmad Yuzar Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Kabupaten Kampar
Polda Riau Gagalkan Jual Senpi Ilegal di Pekanbaru
Pilkada 2024 Jadi Momentum yang Ditunggu Masyarakat Riau
Bocah Tenggelam di Sungai Kuansing Ditemukan Meninggal Dunia
Menko Marves: Segera Wujudkan Tata Kelola Air Terpadu dan Berkelanjutan
Besok Heli Patroli Bantuan BNPB untuk Penanganan Karhutla Tiba