Berbangga! Desa Les Tejakula Berhasil Jadi 50 Besar ADWI 2024

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 29 Mei 2024 | 19:55 WIB
Keindahan alam dan budaya, dipadukan dengan keramahan masyarakat, menjadi modal penting bagi Desa Les untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia. (Foto: istimewa)
Keindahan alam dan budaya, dipadukan dengan keramahan masyarakat, menjadi modal penting bagi Desa Les untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia. (Foto: istimewa)

RIAUMAKMUR.COM - Desa Les di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk ke dalam 50 Besar Desa Wisata Terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Capaian tersebut sangat membanggakan karena bisa lolos dari total 6.016 desa wisata di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti potensi Desa Les sebagai destinasi wisata yang kian bersinar di mata nasional.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, Senin, (27/5/2024), mengapresiasi prestasi Desa Les. Dody menilai Desa Les memiliki keunggulan dalam konsistensi menggelar festival dan kegiatan menarik wisatawan untuk berkunjung. "Desa Les memang pantas masuk 50 Besar," ungkapnya.

Baca Juga: Menuju Proklim Lestari, Kelurahan Sekumpul Diverifikasi

Lebih lanjut, Dody menjelaskan bahwa Dispar Buleleng akan mempersiapkan kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, ke Desa Les untuk melakukan peninjauan dan pencocokan data di aplikasi Jejaring Desa Wisata (Jadesta). Kunjungan itu dijadwalkan pada bulan Juni atau Juli 2024.

Sementara itu, Perbekel Desa Les, Gede Adi Wistara, mengungkapkan rasa bahagia atas pencapaian tersebut. Keikutsertaan Desa Les dalam ADWI bukan kali pertama, melainkan kali ketiga. Pada tahun 2021, desa ini berhasil menembus 1.000 besar, dan di tahun 2022, mereka melaju ke 500 besar. Kegigihan dan dedikasi Desa Les dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan patut diapresiasi. "Ini adalah anugerah bagi kami," katanya.

Tema ADWI tahun ini, yakni "Desa Wisata Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia", selaras dengan visi dan misi Desa Les. Sebab, keindahan alam dan budaya Desa Les menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. "Pemerintah desa dan adat akan membentengi desa kami agar tidak terjamah pembangunan yang merusak alam," ujar Adi. 

Baca Juga: Adu Keterangan Saksi dan Ahli dalam Sengketa PHPU Legislatif Sumsel

Pencapaian Desa Les dalam ADWI 2024 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Bali dan Indonesia untuk terus mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Keindahan alam dan budaya, dipadukan dengan keramahan masyarakat, menjadi modal penting bagi Desa Les untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X