RIAUMAKMUR.COM – Tim Penilaian Lapang dalam Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 kembali melakukan kunjungan lapang. Setelah sebelumnya mengunjungi Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember pada 5 Juni 2024, tim hadir di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jumat (7/6/2024).
Selain mendapat giliran penilaian lapangan dalam ajang perlombaan desa dan kelurahan, Desa Kemirigede juga Tengah dinilai sebagai pelaksana terbaik 10 program pokok pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024, Jumat (7/6/2024).
Bertempat di Pendopo Ronggo Hadinegoro, tim penilai disambut oleh Bupati Blitar, Rini Syarifah. “Alhamdulilah terima kasih kehadiran tim penilai dari provinsi untuk Desa Kemirigede mengikuti lomba desa. Ini sungguh luar biasa karena memperhatikan Kabupaten Blitar. Kemirigede ini potensinya luar biasa. Nanti ada beberapa titik yang akan dikunjungi,” ungkapnya.
Bupati Blitar pun berharap Pembangunan di Desa Kemirigede bisa terus berlanjut. “Semoga Desa Kemirigede menjadi yang terbaik di antara desa-desa yang dikunjungi oleh tim penilai. Semangat dan sukses selalu untuk Desa Kemirigede semoga menjadi desa yang luar biasa,” harapnya.
Adapun indikator penilaian berupa pemerintahan dan perencanaan Pembangunan; keuangan, aset, prestasi dan Badan Permusyawaratan Desa/Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (BPD/LPMK); kelembagaan kemasyarakatan dan adat; keterbukaan informasi publik dan komunitas informasi masyarakat; serta ekonomi, investasi dan penanggulangan kemiskinan.
Ada pula dari sisi inovasi, pelayanan, bumdes dan pelestarian lingkungan; administrasi, batas dan kerja sama desa; PKK; keamanan dan ketertiban; pendidikan; kesehatan; serta tanggap bencana.
Baca Juga: Jadwal Tayang Lengkap Drama Romansa Liu Yifei dan Tong Dawei The Tale of Rose
Kunjungan lapang berikutnya akan menuju Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto; Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya; Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang; serta Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri RI 81/2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, Keputusan Gubernur Jatim tentang Tim Penilai Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur tahun 2024, serta Rekapitulasi Hasil Penilaian Administrasi dan Paparan Tim Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini dikomandoi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur ini, dengan lima penilai yaitu empat orang dari Bidang Bina Pemerintahan Desa dan satu orang dari Bidang Penataan dan Kerja Sama Desa.
Baca Juga: Tak Disangka-Sangka, Karina aespa Ngaku Persiapkan Sekolah Profesi Ini Jika Tak Jadi Idol KPop
Selain itu, ada delapan anggota tim penilai dari Polda Jatim, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Universitas Brawiajaya, dan Tenaga Ahli Aplikasi DPMD Provinsi Jawa Timur.
Artikel Terkait
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Singkawang Gelar Aksi Tanam 100 Pohon
Pj Bupati Pastikan Pemkab Temanggung akan Menyejahterakan PTT Sekolah Dasar
Tekan Kasus HIV-AIDS, Satpol PP Merauke Tindaklanjuti Laporan Dugaan Prostitusi di Hotel
Kasus HIV Meningkat, Sekretaris KPA Merauke Sayangkan Hotel Seolah Izinkan Praktik Prostitusi
Sembilan Kali LKPD Merauke Raih WTP, Rewardnya Berupa Pemberian Dana Pembangunan dari Pusat
Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp4,2 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Magelang
Masih Khawatir Antraks, Permintaan Hewan Kurban di Merauke Menurun
Tak Disangka-Sangka, Karina aespa Ngaku Persiapkan Sekolah Profesi Ini Jika Tak Jadi Idol KPop
Jadwal Tayang Lengkap Drama Romansa Liu Yifei dan Tong Dawei The Tale of Rose
Momen Dance Challenge Dua Grup KPop Ini Viral, Kemampuan Menari Anggota ATEEZ dan NewJeans Buat Knetz Terpukau