Baca Juga: Bapanas Siapkan Regulasi Turunkan Food Loss and Waste
"Keberhasilan dan tercapainya tujuan kegiatan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi lintas sektor yang baik antara pusat, provinsi, dan Kabupaten/Kota, khususnya dalam mengawal kegiatan agar terlaksana dengan baik dan akuntabel hingga ke penerima bantuan," tutup Kepala Bapanas.
Sejalan dengan pernyataan Kapala Bapanas, Pelaksana Harian (Plh) Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Sumarno menjelaskan bahwa Jawa Tengah sebagai provinsi ditunjuk sebagai provinsi penumbuh pangan dan penumbuh industri, membutuhkan keseriusan dalam menghadirkan program yang menjaga ketahanan pangan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
"Kami sangat berterima kasih karena penanganan problem kemiskinan, kerawanan pangan, stunting, dan sebagainya kita tidak bisa berdiri sendiri, berkolaborasi dengan semua pihak sehingga mudah-mudahan apa yang dilakukan ini menjadi inspirasi untuk melakukan hal yang sama dan tentu saja penanganan kemiskinan ekstrem dan kemiskinan di Jawa Tengah bisa kita tuntaskan," ujar Sumarno.
Baca Juga: BNPT Ajukan Tambahan Anggaran untuk Dukung Dua Program Prioritas di 2025
Food and Agriculture Organization (FAO) Representative for Indonesia and Timor Leste Rajendra Aryal yang bergabung secara daring menyampaikan dukungannya atas komitmen bersama untuk mencapai ketahanan pangan, mengentaskan kelaparan dan kemiskinan serta memastikan bahwa tidak ada satupun orang yang tertinggal.
“Inisiasi penyaluran bantuan pangan oleh Badan Pangan Nasional memperkuat optimisme kami ke depan, karena ini berfungsi untuk memperkuat pasokan pangan, memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal, dan pada akhirnya memberantas kemiskinan ekstrim,” sebut Rajendra.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Pj Bupati Cilacap Awaluddin Muuri, Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas Nyoto Suwignyo, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa, Country Director for World Food Programme (WFP) Indonesia Jennifer Kim Rosenzweig,
Selain itu hadir juga perwakilan Perum Bulog Wilayah DI Yogyakarta, Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Perwakilan PT Pos Indonesia. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilacap, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah dan 7 provinsi lokus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Cilacap dan 19 kabupaten/kota lokus Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan Tahun Anggaran 2024.
Artikel Terkait
Wujudkan 'Jatinangor, City of Digital Knowledge', Sekda Herman Dorong Pemda-ITB Perkuat Kolaborasi
Hujan Deras, Ratusan Pengungsi Gunung Ibu Dievakuasi dari Tenda
BNPT Ajukan Tambahan Anggaran untuk Dukung Dua Program Prioritas di 2025
Bapanas Siapkan Regulasi Turunkan Food Loss and Waste
Kemenparekraf Bentuk TPPN Wujudkan SDM Pariwisata Berdaya Saing Global
Wang Xiao dan Tian Xiwei Bintangi Drama Suspense Terbaru iQIYI Karya Penulis The Bad Kids
Tampilkan Dua Konsep Berbeda, Netizen Korea pilih Style NewJeans Favorit Mereka di Comeback Bubble Gum vs How Sweet
Kata Siapa Drama China Isinya Kisah Cinta CEO Terus? Berikut Rekomendasi Drachin Dengan Genre Tak Biasa yang Wajib Kamu Tonton
Revisi UU MD3 Bisa Dilakukan, Dasco Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPR
Menepis Keraguan dan Ketakutan Terdalam pada Mobil Listrik