RIAUMAKMUR.COM - Pemberantasan korupsi adalah upaya bersama yang membutuhkan peran dari setiap warga negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengajak pelajar se Jawa timur untuk berkontribusi sesuai dengan peran yang bisa dilakukan di sekitarnya.
Kepala Satuan Tugas pada Direktorat Sosialisasi dan Kampanye KPK Adhi Setyo Tamtomo menyebut bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri sendiri.
“Contohnya dengan membuat konten-konten antikorupsi dan menyebarkannya. Ini merupakan bagian dari upaya memberantas korupsi bersama-sama,” ungkap Adhi, dalam keterangan tertulis yang diterim Infopublik, Minggu (30/6/2024).
Baca Juga: Kemendikbudristek Fasilitasi Karier Belajar Siswa
Menurut adhi, strategi pemberantasan korupsi bukan hanya di penindakan, tetapi lebih penting di upaya pencegahan dan pendidikan antikorupsi ke semua lini Karena menyiapkan generasi antikorupsi yang akan datang adalah salah satu strategi pemberantasan korupsi yang terus diupayakan oleh KPK. Karena dampak korupsi akan dirasakan langsung seperti adanya kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
“Adanya kenaikan UKT ini karena berkurangnya subsidi di bidang pendidikan. Selain itu, jika di jawa timur gedung sekolahnya bagus-bagus, di daerah lain kita menemukan banyak yang rusak, ini adalah dampak adanya korupsi,” pungkas Adhi.
Artikel Terkait
ITS Mandiri Balangan Siap Bertransformasi Menjadi Universitas Pertama di Banua Anam
Kuliner dan Rempah-Rempah Lokal Manggarai Barat Dipromosikan kepada 23 Duta Besar Negara Asing
Kemendikbudristek Terus Kuatkan Literasi Jenjang SMA Melalui Teks Multimodal
Badan Bahasa Luncurkan Penjaring di Momentum Harganas 2024
BNI Perkenalkan Aplikasi DigiRemit di Jepang
Kurasi Talenta dan SIMT Berperan untuk Fasilitasi Karier Belajar Siswa
Masak Tenang dengan LPG "Melon" Andalan Dapur, Ini Prosedur Pembeliannya
Selamat Tinggal Materai Tempel! Saatnya Beralih ke Materai Digital
Sambil Nikmati Matahari Terbenam, Dubes Asing Cicipi Sopi Manggarai di Labuan Bajo
Kemendikbudristek Fasilitasi Karier Belajar Siswa