Potensi UMKM di Aceh Cukup Signifikan, BSI Berikan Pendampingan sampai Akses Permodalan

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Sabtu, 13 Juli 2024 | 18:36 WIB
Para peserta Enterpreneur Gathering sedang mmdengarkan sambutan dari Head of Stakeholder Management & Media Relation BSI Region Aceh, Dian Budi Wicaksono, Sabtu (13/7/2024). FOTO MC Aceh/ima
Para peserta Enterpreneur Gathering sedang mmdengarkan sambutan dari Head of Stakeholder Management & Media Relation BSI Region Aceh, Dian Budi Wicaksono, Sabtu (13/7/2024). FOTO MC Aceh/ima

RIAUMAKMUR.COM - Bank Syariah Indonesia (BSI) mengakui jika potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Aceh sangat luar biasa. 

Disebutkan bahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dari 2018 hingga 2023, trennya terus meningkat dari tahun ke tahun. 

"Peningkatannya sangat signifikan, ini menunjukkan peluang besar UMKM untuk mengembangkan usaha di Aceh. Oleh karena itu, BSI hadir untuk mendukung para pelaku UMKM," ujar Head of Stakeholder Management & Media Relation BSI Region Aceh, Dian Budi Wicaksono, kepada MC Aceh di sela-sela kegiatan Enterpreneur Gathering bersama BSI Aceh Muslimpreneur di Kota Banda Aceh, Sabtu (13/7/2024).

Baca Juga: Bupati SBD Akan Tanda Tangani SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Jadi Delapan Tahun

Sebagai bentuk dukungan BSI terhadap para pelaku UMKM, maka BSI menghadirian BSI Aceh Muslimpreneur (AMP) 2024.

Adapun salah satu tujuan BSI Aceh Muslimpreneur adalah untuk mengajak para pelaku usaha agar bisa hadir dan bertanding dalam skala nasional, bahkan global.

“BSI Aceh Muslimpreneur merupakan komitmen BSI untuk mengembangkan UMKM. Jadi, bukan hanya kompetisi saja, tetapi BSI memberikan pendampingan hingga bantuan permodalan. Semua ini gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun,” kata Dian.

Baca Juga: Personel Polres Simeulue Lakukan Penangkaran Penyu dan Penanaman Terumbu Karang

BSI Muslimpreneur 2024, kata Dian, merupakan bukti komitmen BSI Aceh untuk mendukung dan mengembangkan UMKM, khususnya di Aceh.

Ada lima proses yang akan dilalui dalam AMP 2024. Tahap pertama adalah scouting yang berlangsung hingga 23 Juli, diikuti oleh tahap incubation atau pelatihan online pada 29 Juli-16 Agustus.

Tahap ketiga adalah bootcamp atau pelatihan offline bersama para expert pada 19 Agustus-27 Agustus, dilanjutkan dengan grand final atau expo dan penjurian berdasarkan proposal bisnis pada 31 Agustus-24 September.

Baca Juga: Penghitungan Ulang Surat Suara di Aceh Timur masih Berlangsung

Terakhir, awarding atau penganugerahan kepada UMKM terbaik berdasarkan kategori masing-masing akan diadakan pada 26 September 2024.

Terdapat tiga kategori di AMP 2024: Starter, Scale Up, dan Sustain. Kategori Starter ditujukan untuk peserta yang baru memiliki ide bisnis, kategori Scale Up untuk peserta yang telah mempunyai usaha maksimal dua tahun dengan omzet maksimal 200 juta per tahun, dan kategori Sustain untuk peserta dengan usaha lebih dari dua tahun dengan omzet lebih dari Rp200 juta per tahun.

Untuk menggaet para pengusaha, pihaknya sudah melaksanakan roadshow ke empat kota di Aceh, yakni Sigli, Lhokseumawe, Takengon, dan Meulaboh. Selain itu juga diadakan Enterpreneur Gathering di Banda Aceh, Sabtu, 13 Juli 2024 untuk menjangkau dan mendapatkan UMKM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X