RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini dilakasnakan oleh Universitas Lancang Kuning (Unilak) bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau Dr Imron Rosyadi saat menjadi narasumber sosialisasi program Rekognisi Pembelajaran Lampau.
Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari Kadin Riau, Apkasindo, perwakilan PT RAPP, GAPKI. Kemudian, tampak hadir pula dari Apindo Riau, Polda Riau, Korem Wirabima, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan sejumlah organisasi buruh, pada Rabu (17/7).
Baca Juga: Optimistis Raih 3 Medali Emas, Kontingen Dayung PON Riau Bertolak ke Aceh Lebih Awal
Program RPL sangat memungkinkan mahasiswa meraih gelar sarjana dalam tempo hanya dua tahun yang biasanya 4 tahun untuk S1 dan 1 tahun untuk Magister.
Hal ini bisa dilakukan bagi pekerja yang memiliki pengalaman kerja/sedang bekerja, kemudian pengalaman kerja ini di konversikan (pengakuan) dalam SKS/mata kuliah. Di Riau Unilak menjadi satu satunya kampus pertama yang memperoleh ijin pelaksanaan RPL dan telah berjalan selama dua tahun.
Dikatakan Dr Imron, melalui program RPL ini anggota KSPSI bisa meraih gelar sarjana dengan cepat, dan ini sesuai dengan program Kementerian Pendidikan. Diakui dia, bahwa perjuangan pekerja sungguh luar biasa.
Baca Juga: Pekerja Kebun PT SAS Diterkam Harimau Sumatra Hingga Tewas
"Saya melihat visi besar dari ketua KSPSI Riau bagaimana upcaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pekerja. Ketika pekerja sudah sarjana maka tentu akan meningkatkan profesional, karir meningkat," kata Imron.
"Kami mendukung untuk meningkatkan kualitas pekerja di samping pelatihan tentang ketenagakerjaan yang telah mereka miliki. Dengan pola RPL maka tidak perlu lama lama, cukup dua tahun untuk S1 sudah sarjana," imbuhnya.
Dikatakannya, di mana melalui program RPL cara berpikir pekerja bisa kearah yang terstruktur, sistematis dengan baik. Ini terobosan luar biasa, banyak keuntungan.
Baca Juga: Pj. Bupati Pulang Pisau Hadiri Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Perbaikan RTLH
"Selama ini ada mandor yang belum sarjana karirnya mandek, tapi dengan gelar sarjana karirnya diperusahaan bisa naik. Maka, solusinya adalah segera mendaftar menjadi mahaiswa dengan jalur RPL Unilak KSPSI," sebutnya.
Dukungan dari kalangan pengusaha juga disampaikan oleh GAPKI Riau dan Dr. Fahrial, MM dari Apindo Riau yang hadir. Bahkan, GAPKI Riau sangat mendukung program RPL dengan memberikan ruang untuk mengadakan sosialisasi khusus di lingkungan GAPKI agar memberikan manfaat kepada anggota GAPKI.
Rektor Unilak, Prof Dr Junaidi saat presentasi mengatakan, di Unilak ada 20 Program Studi S1 dan S2 yang di percaya melaksanakan program RPL yang telah mendapatkan ijin dari DIKTI. RPL Unilak telah dua tahun berjalan, dan tiap semester dilakukan monev oleh Dikti.
Artikel Terkait
Padang Panjang Lakukan Persiapan untuk Penilaian IGA 2024
Ratusan Pengunjung Tempat Hiburan Malam Terjaring Razia Polda Riau
Riau Dukung Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih
Calon Ketua PWI Bengkalis Periode 2024-2027 Ditetapkan Provinsi
Pj Bupati Inhil dan Bea Cukai Bahas Sinergi Ekonomi
Pj. Bupati Pulang Pisau Hadiri Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Perbaikan RTLH
Waspada, Modus Penipuan Online Semakin Marak Menyasar Masyarakat
Disperindag Ungkap Penyebab Minyakita Langka di Riau
Pekerja Kebun PT SAS Diterkam Harimau Sumatra Hingga Tewas
Optimistis Raih 3 Medali Emas, Kontingen Dayung PON Riau Bertolak ke Aceh Lebih Awal