Baca Juga: Disperindag Ungkap Penyebab Minyakita Langka di Riau
"Kami mendorong para pekerja, pengusaha, TNI Polri yang belum sarjana S1 dan S2 untuk segera mendaftar program RPL Unilak. RPL cara cepat untuk meraih gelar sarjana. S1 bisa ditempuh dengan 2 tahun, dan S2 bisa 1 tahun," katanya.
Dijelaskan, pengakuan pengalaman kerja dari calon mahasiswa yang sedang bekerja/memiliki pengalaman kerja termasuk TNI Polri bisa mencapai pengakua 80-100 SKS. Pengalaman kerja dari calon mahasiswa itu, ditentukan saat proses assesmen dari dosen-kaprodi saat dilangsungkan wawancara.
"Jadi calon mahasiswa yang mengikuti program RPL ini tidak perlu kuatir dengan tugas akhir/skripsi, jam kuliah bisa hybrid (online/offline). Di Riau hanya Unilak yang mendapatkan kepercayaan pelaksanaan program RPL dari DIKTI," sebut Prof Junaidi.
Sementara itu, Ketua KSPSI Riau Nursal Tanjung merasa bersyukur dapat terlaksanan MoU dengan Unilak. Dengan program RPL ini sudah pasti terjadi peningkatan sumber daya manusianya, pencerahan dan kecerdasannya.
"Dengan program RPL bagi karyawan pekerja, buruh, maka terbentuk SDM yang profesional yang memiliki etos kerja. Jika profesional etos kerja dimiliki sudah pasti dampaknya pada produktifitas meningkat, dan perusahaan diuntungkan, itu yang kita harapkan akan berdampak pada pembangunan nasional dan pembangunan daerah," ujar Nursal.
Artikel Terkait
Padang Panjang Lakukan Persiapan untuk Penilaian IGA 2024
Ratusan Pengunjung Tempat Hiburan Malam Terjaring Razia Polda Riau
Riau Dukung Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih
Calon Ketua PWI Bengkalis Periode 2024-2027 Ditetapkan Provinsi
Pj Bupati Inhil dan Bea Cukai Bahas Sinergi Ekonomi
Pj. Bupati Pulang Pisau Hadiri Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Perbaikan RTLH
Waspada, Modus Penipuan Online Semakin Marak Menyasar Masyarakat
Disperindag Ungkap Penyebab Minyakita Langka di Riau
Pekerja Kebun PT SAS Diterkam Harimau Sumatra Hingga Tewas
Optimistis Raih 3 Medali Emas, Kontingen Dayung PON Riau Bertolak ke Aceh Lebih Awal