RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Langkat terus berupaya mengendalikan inflasi, melalui berbagai langkah strategis. Inflasi di Langkat berhasil ditekan hingga tetap berada di bawah angka inflasi nasional.
Untuk mengatasi inflasi, Pj. Bupati Faisal Hasrimy melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan berbagai langkah konkret. Langkah-langkah tersebut meliputi sidak pasar, operasi pasar murah, dan kerja sama antar daerah untuk menjaga stabilitas harga. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antara lembaga pemerintah dan stakeholder juga terus ditingkatkan.
Hasil dari upaya ini terlihat pada bulan April 2024, dimana Kabupaten Langkat mengalami deflasi selama empat minggu berturut-turut. Pada akhir April, nilai Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Langkat mencatat deflasi sebesar -1,17%, dengan komoditas utama yang menyumbang deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, dan beras.
Baca Juga: 6 Kepala OPD Pemprov Riau Bakal Jalani Uji Kompetensi, Ini Daftarnya
Kabupaten Langkat, sebagai daerah non-Indeks Harga Konsumen (IHK), menggunakan IPH untuk menilai perkembangan inflasi.
Berdasarkan data proyeksi IPH dari Januari hingga pertengahan Juli, harga bahan pokok penting (bapokting) di Kabupaten Langkat masih tergolong wajar dan sehat, serta berada di bawah angka nasional. Meski demikian, tiga komoditas yaitu cabai merah, cabai rawit, dan udang basah terus dipantau secara ketat.
Kabag Perekonomian Kabupaten Langkat Indri Nugraheni, Senin (22/7/2024) menyatakan terkait keberhasilan mengendalikan Inflasi sudah melakukan berbagai upaya termasuk mengadakan operasi pasar murah dan meningkatkan koordinasi antar lembaga.
Baca Juga: 400 Ribu Lebih Pemilih di Ketapang Telah Dicoklit
"Kami akan terus memantau harga bahan pokok dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di daerah ini," ungkapnya.
Dikatakan Pj. Bupati Faisal Hasrimy dalam mengendalikan inflasi ini sejalan dengan instruksi Presiden RI untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
"Langkah-langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memastikan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi daerah," ujarnya.
Artikel Terkait
OMC Tahap Kedua Dilakukan di Riau Selama 10 Hari
Wako Dumai Apresiasi Gerak Cepat Pj Gubernur Riau
HET Minyakkita Naik, Disperindagkop UKM Riau Tetap Lakukan Pengawasan
Curi HP Saat Nongkrong di Wedangan, Seorang Warga Serengan Diciduk Polisi
Meriah, Ribuan Orang Ikut Nangkap Ikan Di Gemblegan
Gibran Ajak Bupati Kendal Dico Blusukan di Kota Semarang
Gibran Uji Coba Makan Siang Gratis di Sekolah, Ini Penjelasan Disdik Solo
400 Ribu Lebih Pemilih di Ketapang Telah Dicoklit
Retribusi TKA di Riau Capai Rp200 Juta Lebih, Terus Meningkat Hingga Akhir Tahun
6 Kepala OPD Pemprov Riau Bakal Jalani Uji Kompetensi, Ini Daftarnya