Tersingkir dari Korea Open, Chico Sebut Minim Strategi

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 08:30 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo saat tampil di 32 besar Korea Open 2024 menghadapi wakil Hongkong Jason Gunawan di Mokpo Indoor Stadium, Rabu (28/8/2024) (Foto: PBSI/Deri Destan)
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo saat tampil di 32 besar Korea Open 2024 menghadapi wakil Hongkong Jason Gunawan di Mokpo Indoor Stadium, Rabu (28/8/2024) (Foto: PBSI/Deri Destan)

RIAUMAKMUR.COM -  Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo harus pulang lebih cepat di ajang Korea Open 2024. Pebulu tangkis asal Papua itu tersikingkir di babak 32 besar usai kalah dari wakil Hongkong Jason Gunawan.

Tampil di Mokpo Indoor Stadium, Rabu (28/8/2024), Chico menyerah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 15-21 atas pebulu tangkis yang lolos lewat jalur kualifikasi itu.

"Pastinya ada rasa kecewa karena saya tidak bisa tampil maksimal hari ini. Tadi permainannya tidak keluar. Sementara lawan jadi bisa mengontrol permaina," ujar Chico usai laga.

Baca Juga: Program Pertukaran Budaya Indonesia-Jepang: Siswa Tokyo Kunjungi Jakarta dan Yogyakarta

Peluang Chico memenangkan laga cukup terbuka, hanya saat saling mengejar poin konsentrasi dia terganggu. Chico mengaku tidak fokus dan sering membuat kesalahan sendiri.

"Dari segi permainan di gim pertama dan awal gim kedua, poinnya bisa kejar-kejaran. Sayang di poin-poin tersebut fokus saya sempat terlepas," katanya. 

"Saya juga banyak mati sendiri. Strategi yang sudah disiapkan malah tidak jalan."

Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Dukung Kejurnas BAVETI XI 2024 di Balikpapan

Menurut Chico, sejak awal laga sudah mencoba mengontrol lawan, hanya saja keinginan tersebut buyar akibat lawan tampil maksimal. Justru lawan berbalik mengontrol permainannya. 

"Apa yang saya harapkan itu malah tidak jalan. Saya sebaliknya lebih banyak dikontrol lawan," ucapnya.

Menuutnya, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Dia harus bisa mengubah strategi dengan cepat dan mencari alternatif lain jika ingin lepas dari kendali lawan.

Baca Juga: KONI Jakarta Andalkan Bank Aceh untuk Kelancaran Transaksi selama PON Aceh-Sumut

"Ini sebagai bagian evaluasi. Harus dikejar how to play strateginya," ujarnya. 

"Juga harus lebih dimantapkan lagi kualitas teknik stroke dan pukulan-pukulannya. Harus lebih dimatangkan lagi." 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X