RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus berupaya meningkatkan kinerja pelayanan publik melalui berbagai inovasi daerah.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menggelar Lomba Inovasi Daerah, yang kini telah memasuki tahap pemaparan materi dan wawancara.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Bappedalitbang Kabupaten Sergai, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, pada Rabu (28/8/2024).
Baca Juga: Pengolahan Sampah IKN Gunakan Teknologi Hijau
Bupati Sergai, Darma Wijaya, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Ir. Kaharuddin, MM, yang juga bertindak sebagai salah satu tim penilai dalam lomba ini, menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik.
"Inovasi adalah kunci untuk menjawab tantangan zaman dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Dengan adanya lomba ini, kami berharap setiap OPD dapat terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam upaya peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sergai," ujarnya.
Kaharuddin juga menambahkan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya harus kreatif dan efisien, tetapi juga harus berkelanjutan serta mampu diimplementasikan secara efektif.
Baca Juga: Imigrasi Denpasar Amankan Tiga WNA Diduga PSK
"Keberlanjutan dan implementasi yang efektif adalah dua aspek yang sangat penting. Sebuah inovasi yang baik harus dapat diterapkan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Kaharuddin.
Dirinya berharap Lomba Inovasi Daerah ini dapat memotivasi OPD untuk terus berinovasi dan berkompetisi secara sehat dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik, sesuai dengan visi Kabupaten Sergai untuk menjadi daerah yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius.
Dalam tahap Lomba Inovasi Daerah kali ini, setiap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberi kesempatan untuk memaparkan inovasi yang telah dikembangkan.
Baca Juga: Abdul Wahid Minta Doa Restu Warga Pelalawan untuk Maju sebagai Gubernur Riau
Setelah itu, mereka menjalani sesi wawancara oleh tim dewan juri yang terdiri dari Tenaga Ahli Bupati Gustian, Asisten Administrasi Umum Kaharuddin, serta Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatra Utara, Tapi Sari Rumonda Bulan Siregar.
Tim juri memberikan sejumlah pertanyaan yang difokuskan pada implementasi dan dampak dari inovasi yang diusulkan, dengan penilaian yang didasarkan pada 20 indikator yang telah ditetapkan.
Inovasi yang dipaparkan meliputi berbagai sektor, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika dengan aplikasi ROMS MANJA (Registrasi Online Media Massa Sergai dalam Genggaman Jari Anda), Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan dengan inovasi JOS KUPAH (Joging Sambil Kutip Sampah), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan inovasi BAKVIA PLUS (Buat Akte Kependudukan Via WhatsApp), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dengan inovasi AKROBAT (Kolaborasi Data), Badan Pendapatan Daerah dengan inovasi Go-SIP (Sistem Pelayanan dan Informasi Pajak Daerah Secara Elektronik), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan dengan inovasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Bappeda).
Artikel Terkait
Komentar Kadek dan Mouri Usai Indonesia Kalahkan Argentina
Peduli Perubahan Iklim, MADANI Berkelanjutan Selenggarakan Sekolah Pembangunan
Kapal Perang RI Dukung Pengamanan KTT IAF 2024
Pegadaian Raih Tiga Penghargaan di PaDi UMKM Expo
Hari Kedua Pendaftaran, KPU: 238 Daerah Terima Berkas
Masuk Perairan Indonesia, Imigrasi Ranai Periksa Kapal Hongkong
Imigrasi Denpasar Amankan Tiga WNA Diduga PSK
Pengolahan Sampah IKN Gunakan Teknologi Hijau
Drama Kostum Reuni Pasangan 'My Girl' Zhao Yiqin dan Li Jiaqi 'Xiao Cai Mi' Tayang 29 Agustus, Begini Sinopsisnya
Abdul Wahid Minta Doa Restu Warga Pelalawan untuk Maju sebagai Gubernur Riau