Baca Juga: Personel Polres Langkat Jalani Tes Psikologi
Bahan plastik yang digunakan untuk kemasan umumnya dirancang agar aman dan tidak melepaskan zat berbahaya dalam jumlah signifikan yang dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi. Masih diperlukan penelitian yang lebih besar lagi tekrait korelasi tersebut.
"Belum ada penelitian yang konsisten dan dapat dibuktikan terkait efek dari air mineral kemasan (terhadap infertilitas)," kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.
Menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mengikuti pola hidup sehat tetap merupakan cara terbaik untuk mendukung kesuburan. Infertilitas adalah masalah kesehatan yang kompleks dengan berbagai penyebab yang mungkin.
Artinya, mitos tentang air galon yang menyebabkan infertilitas tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat alias HOAKS. Faktanya, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang kuat yang membuktikan hubungan langsung antara konsumsi air galon dan gangguan kesuburan.
Artikel Terkait
Begini Strategi Polda Jateng Kawal Pilkada 2024 Berjalan Damai
Polwan Polres Jepara Sumbang Medali Emas di PON XXI
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan Kepada Siswa Magang Meninggal Dunia
Sumut Targetkan 6 Emas Cabor Atletik PON 2024
Sat Narkoba Polres Dairi Sosialisasi Bahaya Narkoba
Women Support Women Penenun Ulos di Hari Pelanggan Nasional
Personel Polres Langkat Jalani Tes Psikologi
Sumbang Emas Ketiga Biliar, Sumut Optimis Juara Umum
PT KPI Kilang Dumai Kenalkan Tanda Tangan Digital dan Materai Elektronik untuk Digitalisasi Pengadaan di Vendor Day 2024
Kafilah Sumbar Berjuang di Final MTQN XXX, Kemenag: Mohon Dukungan dan Doa