"Keberhasilan ini membuktikan bahwa lahan kosong bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan lebih banyak lahan agar semakin banyak petani yang bisa merasakan manfaatnya," tutup Wangsa.
Sebagai informasi, lahan yang digunakan oleh kelompok tani Maju Bersama disewa dari pemerintah daerah dengan biaya Rp6 juta untuk jangka waktu tiga tahun.
Kesepakatan ini memberi kelompok tani keleluasaan untuk terus mengelola lahan dan merencanakan budidaya berikutnya.
Meskipun baru terbentuk selama satu tahun, kelompok tani Maju Bersama telah aktif mengelola beberapa lahan di daerah lain, seperti di Buatan, Dayun, dan Sungai Betung.
Dengan semangat yang kuat dan kerja keras, mereka optimis dapat terus mengembangkan budidaya tanaman lainnya di masa depan.
Artikel Terkait
Bank Riau Kepri Syariah Dukung Program PSR dengan Menjadi Bank Penyangga Kelompok Tani Sawit Berkelanjutan
Kelompok Tani KKPA Kopni Sahabat Lestari Melakukan Deminstrasi Damai ke PT Sekarbumi Alamlestari Tapung Hilir, Ini Tuntutannya
Kelompok Tani Nantu Lestari Bangun Semangat Menerapkan Pertanian Ramah Lingkungan
Kelompok Tani di Siak Dapat Bantuan 500 Ekor Ayam Layer, Ini kata Sekda Arfan
Pj Ketua TP PKK Kampar Meninjau Kebun Cabe Kerjasama Kelompok Tani Untuk Pesiapan Kunjungan TP PKK Provinsi