Batik Kampar, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan agar Tak Tergerus Zaman

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 10:25 WIB
Batik Kampar.
Batik Kampar.

RIAUMAKMUR.COM - Batik Kampar, salah satu batik khas dari Kabupaten Kampar, Riau, yang juga turut diperkenalkan dalam Peringatan Hari Batik Nasional 2024 yang dirangkaikan dengan acara Riau Berkain 2024.

Acara bertajuk "Melenggang" ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) bekerja sama dengan APR dan Bank Riau Kepri Syariah, bertempat di Balai Dang Merdu, Pekanbaru, pada Rabu (2/10/2024).

Dalam acara tersebut, berbagai kain tradisional Riau dipamerkan sebagai hasil kolaborasi antara unsur tradisional dan modern.

Baca Juga: Menjaga Tradisi, Batik dan Tenun Riau Mendunia

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Ricana Djayanti Hambali mengatakan bahwa Batik Kampar merupakan sebuah warisan budaya khas Kabupaten Kampar yang telah diakui di tingkat nasional bahkan internasional.

"Batik Kampar bukan hanya sebuah kain, melainkan cerminan identitas budaya dan kearifan lokal yang harus kita banggakan dan lestarikan. Sebagai bagian dari warisan leluhur, kita punya tanggung jawab untuk mempromosikan Batik Kampar agar lebih dikenal dunia,” ujar Ricana dikutip Kamis (3/10/2024).

Ia menambahkan bahwa pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung pengembangan Batik Kampar melalui dinas terkait, agar keberadaannya semakin kuat di kancah nasional maupun internasional.

Baca Juga: Pameran di Indo Intertex Inatex 2023, APR dan 12 Mitra Tampilkan Produk Viscose Rayon Berkelanjutan

Dukungan ini diharapkan bisa membuka jalan bagi para pengrajin lokal untuk terus berinovasi dan menciptakan produk batik berkualitas tinggi.

Pada acara ini, desainer dan pengrajin batik dari berbagai daerah di Provinsi Riau, termasuk Kampar, turut ambil bagian dalam memamerkan karya batik unggulan mereka. Adapun beberapa motif batik kampar diantaranya motif Muara Takus dan tampuk manggis, pucuk rebung.

Ricana Djayanti juga berkesempatan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pemenang kompetisi "Melenggang" yang merupakan salah satu acara puncak dalam perayaan Riau Berkain 2024.

Kompetisi ini bertujuan memperkuat kebanggaan terhadap kain tradisional Riau dan memberikan apresiasi terhadap inovasi dalam desain batik lokal.

Diakhir acara, Ricana juga berpesan agar seluruh masyarakat dapat menjaga dan mempromosikan Batik Kampar agar tidak hilang oleh zaman.

"Mari kita bangga menggunakan batik, terutama Batik Kampar, sebagai simbol kebanggaan daerah dan bangsa," pungkasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X