RIAUMAKMUR.COM - Asisten III Setdaprov Riau Elly Wardani menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mendukung pelestarian wastra Riau agar mampu bersaing secara global.
Ia menjelaskan, kekayaan khasanah budaya Melayu Riau mewariskan identitas, syarat dengan tata nilai, sistem sosial, serta seni, dan budaya yang khas dan beragam.
"Kami akan selalu dukung apapun bentuk kegiatan dalam pelestarian kultur berbusana dengan bahan Wastra Riau," kata Elly saat membuka acara 'Riau Berkain' 2024, di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Rabu (2/10/2024).
Baca Juga: 30 UMKM Indramayu Ramaikan Pesona Wastra Indramayu 2024, Jalan Menuju Go International
Dikatakan dia, tenun Melayu telah menjadi bagian dari identias Melayu Riau sejak masa lampau. Bermula dari tenun Siak pada masa Kerajaan Siak yang diperintah Sultan Sayid Ali, hingga kini terus bertahan dan berkembang.
"Sejarah yang teramat panjang melahirkan beragam motif yang mengandung makna dan falsafah. Tenun siak sudah masuk Warisan Budaya Tak Benda," jelasnya.
Begitu pun dengan motif-motif yang lazim pada batik dan tenunan Melayu umumnya selalu bermotif fauna dan floristika.
Motif ini juga menggambarkan atau melambangkan daerahnya masing-masing seperti Kabupaten Kampar dengan motif Candi Muara Takus dan Kabupaten Kuansing dengan motif Pacu Jalur ataupun Dayung.
Baca Juga: Pameran di Indo Intertex Inatex 2023, APR dan 12 Mitra Tampilkan Produk Viscose Rayon Berkelanjutan
Kemudian, di Kabupaten Siak dengan motif Istana Siak, Kabupaten Bengkalis dengan motif Ikan Terubuk dan Kabupaten Inhil dengan motif Kelapa.
Ia juga menyebutkan, bahwa pelaksanaan kegiatan Riau Berkain 2024, hendaknya menjadi pelanjut semangat melestarikan warisan budaya Melayu yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Riau.
"Harapan kami, kita dapat mendukung para penggiat seni dan budaya Riau, serta para pelaku UMKM lokal kita, agar semakin berkembang," sebut Elly.
Menurutnya, satu di antara upaya mendukung pelaku UMKM dengan cara membeli produk UMKM lokal dan mempromosikan produknya dengan memberikan review positif dan memberi saran juga masukan yang bersifat membangun.
Upaya ini sangat berdampak bagi perkembangan sektor UMKM di Bumi Melayu yang kita cintai ini.
Artikel Terkait
Pesawat Batik Air Rute Jakarta-Pekanbaru Gagal Mendarat di Bandara SSK II, Dialihkan ke Batam
Hadiri Istana Berbatik, Gubernur Syamsuar dan Istri Promosi Batik Riau
Dukung Batik Haji Nasional, Kemenperin Latih Industri Kecil Pakai Bahan Baku Halal
Milenial Membatik Pecahkan Rekor MURI, Bupati Hafidz: Komitmen Lestarikan Batik Lasem
Plt Kakanwil Kemenag Riau :Batik Haji 2024, Lambangkan Identitas Jemaah Haji Indonesia
Batik Tawarkan Peluang Besar bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
International Riau Fashion Week 2024: Ajang Promosi Batik dan Wisata Riau