Baca Juga: Video Kehamilan Hailie Jade Bikin Haru, Lihat Bagaimana Eminem Bereaksi!
Menurut Zacy, pilkada saat ini sudah masuk pada tahapan kampanye, karenanya Bawaslu memandang bahwa perlunya melibatkan seluruh sektor yang berkepentingan untuk memastikan kampanye tidak keluar dari peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Tentu masyarakat butuh edukasi, butuh sosialisasi, butuh pendidikan dalam rangka mencari info-info di media sosial sehingga masyarakat tidak termakan informasi hoaks yang dilemparkan oleh tim-tim yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.
Zacy mengaku, hingga saat ini pihaknya baru menerima tiga kasus yang berkaitan dengan penyebaran informasi hoaks, terjadi di Kota Depok, Kota Sukabumi dan Kabupaten Bandung Barat.
Bawaslu sudah mengusulkan ke Bawaslu RI untuk men - takedown konten-konten yang berkaitan dengan ujaran kebencian.
"Tentu kita di daerah ingin ada sebuah kerja sama yang simetris tidak hanya antara Bawaslu sebagai penyelenggara tetapi juga untuk pemerintah daerah dalam hal ini kominfo dan seluruh stakeholders bisa memperluaskan literasi digital yang berkaitan dengan tahapan-tahapan pemilihan," papar Zacy.
Artikel Terkait
Park Shin Hye Mau Jadi Hakim di The Judge from Hell, Penulis Naskah Tak Kuasa Menahan Air Mata
Video Kehamilan Hailie Jade Bikin Haru, Lihat Bagaimana Eminem Bereaksi!
Sinopsis Family By Choice, Drama Korea Terbaru Hwang Inyoup dan Chaeyeon yang Tayang Perdana Mulai Hari Ini
Penuh Semangat dan Kebersamaan, UKM Pramuka Politeknik Negeri Bengkalis Adakan Perkemahan Tamu Ambalan Ke-10
Siap-Siap! INFINITE Umumkan Akan Gelar Konser di Indonesia Awal Tahun Depan
ITZY Bersenang-Senang di Teaser GOLD, MV dan Lagunya Buat Penasaran
Sudah Mirip AI Sungguhan, aespa Bagikan Foto Konsep Grup Album Whiplash yang Buat Netizen Korea Takjub
Antusias Masyarakat Bengkalis Terhadap Program Rp 100 Juta per-RT Makin Tinggi, Andika: Selama Ini Banyak Usulan Pembangunan Ditolak
Pemprov Terus Komitmen Optimalkan Riau Hijau
Ada yang Panik dengan Program Rp 100 Juta per-RT, Afwan: Mungkin Mereka Kurang Referensi