RIAUMAKMUR.COM - Komisi Informasi (KI) Pusat telah resmi melaunching Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2024 yang dihadiri oleh pengurus KI Pusat dan daerah, serta pemerintah daerah se Indonesia, berlangsung di Jakarta, Kamis (17/10/24).
Komisioner KI Pusat, Gede Narayana, menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dirilis KI Pusat, ada 11 provinsi yang meraih kategori baik termasuk Provinsi Riau, dan ada 21 kategori sedang, serta dua provinsi dalam kategori buruk.
Adapun 11 provinsi yang berhasil meraih kategori baik tersebut diantaranya, Provinsi Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat,
Selanjutnya, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara dan Provinsi Riau. Sedangkan provinsi dengan nilai indeks buruk yakni Maluku dan Papua Barat.
Lalu provinsi dengan kategori sedang yaitu Bangka Belitung, Banten, Bali, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah.
Kemudian, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku Utara, Nusa tenggara Timur, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi Utarat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.
Baca Juga: OJK Riau Ultimatum Pelaku Gadai Ilegal, Urus Izin atau Tutup Selamanya!
"Ada dua provinsi kategori buruk, 21 kategori sedang, dan 11 provinsi kategori baik. Ini bukan kontestasi tapi berdasarkan kategori indeks," ujarnya.
Gede Narayana menambahkan, nilai Indeks Keterbukaan Informasi Publik tahun ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.
Jelas dia, tahun 2021 lalu berada pada angka 71,37, tahun 2022 74,43, tahun 2023 75,40, dan pada tahun 2024 ini berada pada angka 75,65.
Baca Juga: Selalu Ikonik! Foto Teaser Terbaru aespa Untuk Album Whiplash Lagi-Lagi Jadi Topik Hangat
Dia mengungkapkan, IKIP bukanlah kontestasi ataupun Adipura, akan tetapi melihat bagaimana keterbukaan informasi publik di berbagai daerah.
"Nilai IKIP tahun ini 75,65, kami nilai berdasarkan data rill dari FGD di berbagai tempat, melibatkan unsur pentahelix. Nilai 0-30 berada pada angka buruk sekali, nilai 31-50 kategori buruk, nilai 60-79 kategori sedang, nilai 80-89 kategori baik, dan 90-100 kategori baik sekali," ucapnya.
Berikutnya, Sekretaris KI Pusat, Nunik Purwanti mengungkapkan, launching Indeks Keterbukaan Informasi 2024 ini bertujuan untuk menyediakan data dan gambaran keterbukaan informasi publik di Indonesia.
Artikel Terkait
Peluang Jadi ASN! Pendaftaran PPPK Riau Capai 2.093 Pelamar
Indeks Literasi Keuangan Terus Meningkat, OJK Riau Libatkan Media untuk Edukasi Masyarakat
Akhirnya Tayang 19 Oktober! Chen Xingxu dan Zhang Yuxi Hadirkan Romansa Manis di Drama A Beautiful Lie
Waspada! OJK Riau Terima 121 Aduan Kasus Pinjol Ilegal di 2024
Musprov Perdana SMSI Sarana Strategis Satukan Pikiran Bersama Membangun Riau
Baru Comeback Dengan Formasi Baru, FIFTY FIFTY Umumkan Akan Gelar Tur US 'Love Sprinkle' Mulai Bulan Depan
Jennie BLACKPINK Bawakan Mantra di Jimmy Kimmel Live, Kemampuan Vokal Dengan Dance yang Intense Buat Knetz Terpukau
Hasil Survei VOXinstitute: Abdul Wahid - SF Hariyanto Memimpin di Inhil, Syamsuar - Mawardi Terpaut Jauh
Selalu Ikonik! Foto Teaser Terbaru aespa Untuk Album Whiplash Lagi-Lagi Jadi Topik Hangat
OJK Riau Ultimatum Pelaku Gadai Ilegal, Urus Izin atau Tutup Selamanya!