RIAUMAKMUR.COM - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo membantu pembangunan rumah korban banjir bandang di Boalemo.
Salah satu korban banjir adalah Lisna Adam, warga Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Lisna sangat bersyukur karena rumahnya yang dulu porak-poranda diterjang banjir kini dibangun lebih kokoh dan sangat baik. Sebelumnya, dinding rumahnya roboh dihantam arus air. Sebagian harta bendanya pun hanyut terseret air bah.
Baca Juga: Gairahkan Pariwisata di Teluk Tomini, Dinas Pariwisata Berbagi Desain Ekosistem Ekraf Digital
"Tahun kemarin rumah saya ini rusak parah akibat banjir, dinding rumah saya roboh akibat arus yang begitu kuat. Sehingga saya dengan keluarga saya pun harus dievakuasi," kata Lisna saat ditemui di kediamannya, Rabu (30/10/2024).
Ibu rumah tangga ini menceritakan kerugian yang mereka alami. Rumah mereka rusak, harta benda hanyut atau terendam sehingga tdak dapat digunakan lagi. Mereka pun trauma akibat bencana alam tersebut.
"Rumah kami waktu itu hanya terbuat dari rumah kayu dan barang-barang kami semuanya hanyut. Saya sangat bersyukur kepada Dinas PUPR-PKP. Kami bisa mendapatkan dana rumah bantuan bencana dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami bisa membangun rumah permanen ini," ujarnya.
Baca Juga: Analis Kebijakan LAN Aceh: Perlu Inovasi dalam Upaya Mempercepat Transformasi Digital
Lisna menjelaskan, rumah yang mereka tempati sebelumnya hanya terbuat dari kayu, belum ada jamban dan kamar mandi. Untuk aktivitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan lainnya, mereka menggunakan fasilitas MCK umum atau menumpang pada tetangga.
"Sebelumnya untuk aktivitas mandi, cuci dan lain-lain, kami hanya bergantung pada fasilitas umum yang agak jauh. Alhamdulillah dengan bantuan ini, rumah kami sudah dilengkapi dengan kamar mandi dan WC. Kami tidak perlu numpang lagi ke tetangga," ujarnya.
Untuk tahun 2024 ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo, melalui Dinas PUPR-PKP, telah menyalurkan bantuan renovasi rumah untuk enam keluarga korban bencana, berupa dana masing-masingnya sebesar Rp45 juta.
"Sekali lagi saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah memperhatikan kami korban bencana alam. Ahamdulillah rumah permanen ini sudah bisa kami tempati bersama keluarga," tuturnya.
Artikel Terkait
Jalan Longsor di Inhil Telah Fungsional, Diperkuat Sebelum Diaspal
Satu Data Indonesia: Pemkot Padang Fokus Tingkatkan Keterampilan OPD Kelola Data
Sembilan Gampong di Kota Banda Aceh Ikut Presentasi Lomba Gampong Sehat
Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-73 Tahun, Polres Gayo Lues Sumbang 36 kantong Darah
TNI dan BPBD Aceh Selatan Bantu Warga Trumon Pulihkan Kehidupan pasca-Banjir
Wujudkan Ketahanan Pangan dari Pekarangan Rumah, Pemkab Sleman Canangkan Inovasi SERABI 2024
Lampaui Target Nasional PIN Polio Dosis 1 dan 2, Provinsi Gorontalo Raih Penghargaan
Analis Kebijakan LAN Aceh: Perlu Inovasi dalam Upaya Mempercepat Transformasi Digital
Cawagub Riau SF Hariyanto Janji Beri Hadiah Pembangunan Jembatan dan Jalan di Kepulauan Meranti
Gairahkan Pariwisata di Teluk Tomini, Dinas Pariwisata Berbagi Desain Ekosistem Ekraf Digital