RIAUMAKMUR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, meminta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk mempercepat penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa keterlambatan serupa tidak boleh terulang pada 2025.
“Saya ingatkan pentingnya efisiensi waktu dan percepatan realisasi anggaran karena tahun 2024 semakin singkat. Namun, tetap berhati-hati dalam pelaksanaan kegiatan dan pertanggungjawaban, serta pahami dengan baik regulasi yang berlaku,” kata Amirullah usai membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Percepatan Pelaksanaan Kegiatan dan Penyerapan Anggaran Pemkot Pontianak di Hotel Golden Tulip, Kamis (7/11/2024).
Amirullah menjelaskan bahwa hingga Senin (4/11/2024), penyerapan anggaran Pemkot Pontianak masih di bawah target triwulan ketiga pemerintah pusat, yaitu 75 persen.
Baca Juga: Kemkomdigi Dukung Pertumbuhan Industri Penyiaran Nasional
Keterlambatan serupa juga terjadi pada triwulan pertama dan kedua, yang disebabkan oleh lambatnya penetapan pengelola keuangan.
“Keterlambatan ini disebabkan oleh kebimbangan pada dinas-dinas dalam menetapkan pengelola keuangan. Hal ini terjadi setiap tahun,” tambahnya.
Melalui FGD ini, Amirullah berharap perangkat daerah lebih memahami tugas dan fungsi masing-masing, serta aktif dalam diskusi untuk menghilangkan keraguan dalam menghadapi persoalan di lingkungan kerja.
Baca Juga: Polisi Ringkus Sopir Truk Pemicu Amukan Warga Tangerang
“Jangan ragu untuk bertanya mengenai pengelolaan keuangan atau hal-hal yang masih membingungkan. Narasumber yang hadir siap membantu menjawab dan memberikan panduan,” tegas Sekda.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Elsa Risfadona, menambahkan bahwa FGD ini dihadiri oleh 350 peserta. Mereka terdiri dari Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penatausahaan Keuangan SKPD (PPK-SKPD), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Bendahara Pengeluaran, dan Bendahara Pengeluaran Pembantu dari berbagai perangkat daerah.
“Narasumber dalam kegiatan ini berjumlah empat orang ASN dari Direktorat Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah, serta Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang hadir secara online dan offline,” ungkap Elsa.
Baca Juga: Pemprov Berikan Empat Strategi Turunkan Kekerasan Perempuan dan Anak di Kalimantan Selatan
Elsa juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan FGD ini. “Kami sangat menghargai bantuan dari seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan kegiatan ini,” tutupnya.
Artikel Terkait
DLH SBD Gelar Kegiatan Konsultasi Publik II Pembuatan Dokumen KLHS RPJMD Tahun 2025-2029
KPU Kabupaten Merauke Temukan 940 Surat Suara Rusak
Maraton Sidak Satpol PP Batang Amankan Ratusan Ribu Rokok Ilegal
Menuju KRIS 2025, Pj Gubernur Kalbar Tekankan Pelayanan Pasien Harus Tetap Prima
Bawaslu Banjarmasin Kolaborasi Media Tingkatkan Pengawasan Pilkada Serentak 2024
Pemprov Berikan Empat Strategi Turunkan Kekerasan Perempuan dan Anak di Kalimantan Selatan
Tim Panahan Putri Bojonegoro Raih Emas Beregu Nasional di Popda XIV Jatim
Polisi Ringkus Sopir Truk Pemicu Amukan Warga Tangerang
Kemkomdigi Dukung Pertumbuhan Industri Penyiaran Nasional
Gelar CMSE 2024, BEI Berikan Edukasi Pasar Modal dengan Tema #AkuInvestorSaham