PBSI Tegaskan Bulu Tangkis Tak Akan Naturalisasi Pemain

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 19 November 2024 | 11:15 WIB
Ketua Umum Terpilih Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran. (RRI)
Ketua Umum Terpilih Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran. (RRI)

RIAUMAKMUR.COM - Cabang olahraga bulu tangkis Indonesia tidak akan menaturalisasi pemain. Ketua Umum Terpilih Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran menegaskan Indonesia memiliki banyak talenta.

“Stok pemain lokal kebanyakan. Sampai saat ini saya kira stok pemain lokal kita mencukupi,” kata Fadil Imran kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/11/2024).

Fadil mengatakan, saking banyaknya pemain, banyak pemain Indonesia berkarier di luar negeri sebagai pemain profesional. Indonesia, kata Fadil memiliki kompetisi nasional dengan berbagai jenjang atau tingkatan.

Baca Juga: 6 Juru Bicara Baru di Kabinet Prabowo, Intip Sederet Tokoh yang Pernah Jadi Jubir Andalan Presiden RI

“Kita ada sirnas dewasa. Stok pemain lokal kebanyakan bahkan kita ekspor keluar untuk dewasa,” ujarnya.

Fadil menerangkan, untuk melahirkan talenta berprestasi butuh kerja keras dengan pembianaan yang baik. Diakui, sektor putri dan ganda campuran masih menjadi pekerjaan rumah bagi PBSI.

“Kita ini emas 24 karat. Bagaimana tinggal dipoles saja,” tegasnya.

Baca Juga: Debat Kedua Pilgub Sumbar: Bahas Transformasi Ekonomi dan Infrastruktur Berkelanjutan

Sementara itu, konsultan Dayalima Grup dalam kajiannya mengatakan, Indonesia memiliki 80.303 atlet bulu tangkis aktif, dengan 4.346 klub di Indonesia. Kendati jumlahnya besar, namun nyatanya atlet yang direkrut menjadi atlet, jumlahnya sedikit. 

“Jumlah ini melebihi cabor di Indonesia. Dari 80.303 atlet, hanya 46 atlet utama dan 35 atlet pratama di Pelatnas sehingga ini menjadi bagian mengelola dan memanajemen turnamen,” kata Strategic Development Director Daylima Grup Yuri Yogaswara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X