Pertemuan MIKTA ini menyimpulkan bahwa forum ini akan mendorong kerja sama yang lebih inklusif dan responsif terhadap isu-isu global.
Para pemimpin juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk dunia yang aman, damai, adil dan setara serta inklusif, berkepanjangan dan sejahtera. Mereka mengajak seluruh negara anggota PBB untuk mematuhi piagam dan resolusi PBB, termasuk yang diadopsi oleh badan keamanan.
Baca Juga: Duduk Keliling Strategi Pemcam Bukit Raya Sampaikan Informasi dan Wujudkan Pilkada Damai
“Pemimpin negara MIKTA sepakat mencari solusi yang pragmatis dan kreatif untuk tangangan regional dan global. Mengingat kesejahteraan generasi mendatang ditentukan oleh kemauan untuk mengambil aksi bersama,” demikian pernyataan para pemimpin MIKTA.
Pelajari Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo menyatakan keinginannya untuk mempelajari program makan bergizi gratis yang sukses diterapkan oleh Brasil. Rencana itu disampaikan Prabowo dalam forum bisnis Indonesia-Brazil di Rio de Janeiro, Minggu (17/11).
Ia akan mengirim tim khusus untuk mempelajari program Brasil ini.
Baca Juga: Ribuan KK di Bantul Tempati Daerah Rawan Bencana
“Saya meminta tim saya untuk mengatur pertemuan, kami ingin membentuk tim untuk mempelajari program makan bergizi gratis untuk anak-anak di sekolah Brasil,” kata Prabowo.
Tegaskan Komitmen Indonesia Tanggulangi Kelaparan dan Kemiskinan
Prabowo pada KTT G20 berbicara dalam sesi yang mengangkat tema “Fight against Hunger and Poverty” pada Senin (18/11). Prabowo mengapresiasi langkah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva yang menjadikan kemiskinan dan kelaparan sebagai fokus utama KTT G20 tahun ini.
Prabowo menjelaskan bahwa pemerintahannya menempatkan penanggulangan kelaparan dan kemiskinan sebagai prioritas nasional. Bahkan, pemerintahannya juga mengalokasikan anggaran besar untuk pendidikan.
Baca Juga: Angka Melek Huruf Jadi Kunci, Begini Cara Dindikbud Lumajang Ubah Masa Depan Pendidikan
Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana konkret untuk mencapai ketahanan pangan dan energi di Indonesia. Ia optimistis pemerintahannya dapat mengatasi masalah kelaparan dalam tiga tahun ke depan.
“Kami akan mandiri dari sisi energi dalam empat tahun, dan dalam lima tahun kami percaya diri dapat berkontribusi pada Aliansi Global Melawan Kemiskinan dan Kelaparan,” ucap dia.
Artikel Terkait
Pemko Pekanbaru Terima Kunker Mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik UR
Duduk Keliling Strategi Pemcam Bukit Raya Sampaikan Informasi dan Wujudkan Pilkada Damai
HUT Ke-112, Muhammadiyah Berkontribusi Besar dalam Pembangunan Bangsa
Kemendagri akan Buat TPS Khusus untuk Pengungsi Lewotobi
Tiba di Inggris, Presiden Bakal Bertemu Raja Charles III
Ribuan KK di Bantul Tempati Daerah Rawan Bencana
Rawat Rumah Digital Anda untuk Hindari Risiko Peretasan dan Pencurian Identitas
Angka Melek Huruf Jadi Kunci, Begini Cara Dindikbud Lumajang Ubah Masa Depan Pendidikan
Konten Kreator Lumajang, Ini Kesempatan Emas untuk Bangun Citra Positif Daerah!
Diskusi dan Tampung Aspirasi Milenial Bagan Batu, SF Hariyanto Janji Perbaiki Jalan Lingkar Bagan Batu pada 2025