Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di Peukan Bada

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Kamis, 21 November 2024 | 19:43 WIB
Plt Kadiskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma ST, didampingi Plt Camat Peukan Bada Salamuddin ZM SE, serta unsur Forkopimcam Peukan Bada, menyerahkan paket pangan murah kepada masyarakat, di Halaman Masjid Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (19/11/2024). (InfoPublik )
Plt Kadiskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma ST, didampingi Plt Camat Peukan Bada Salamuddin ZM SE, serta unsur Forkopimcam Peukan Bada, menyerahkan paket pangan murah kepada masyarakat, di Halaman Masjid Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (19/11/2024). (InfoPublik )

RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di Halaman Masjid Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (19/11/2024).

Pasar murah tersebut, menawarkan harga bahan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak makan, dan telur yang relatif lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Berdasarkan data terbaru dari Pasar Induk Lambaro Kecamatan Ingin Jaya, harga beras dengan kualitas premium berkisar sekitar Rp140 ribuan perkarung 10 kilogram. Namun pada pasar murah tersebut hanya dihargai Rp94 ribu per karung 10 kilogramnya.

Baca Juga: Pemprov dan Pemda Gorontalo Tandatangani Kesepakatan Bersama serta PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak

Sementara harga gula pasir berkisar Rp18 ribu per kilogramnya, hanya dihargai Rp28 ribu per 2 kilogramnya atau Rp14 ribu per kilogramnya. Kemudian, harga minyak goreng yang berkisar Rp21 ribu per liternya hanya dihargai Rp34 ribu per 2 liternya atau Rp17 ribu per liternya.

Lebih lanjut, harga telur ayam di Pasar Lambaro berkisar Rp25 ribuan per kilogramnya, dengan perbandingan di pasar murah tersebut hanya dihargai Rp39 ribu per papannya yang jika dihitung dalam kilogramnya dalam satu papan tersebut sekitar 2 kilogram. 

Pada kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadiskopukmdag Aceh Besar Trizna Darma mengungkapkan, pasar murah tersebut digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam perolehan bahan pokok yang lebih terjangkau di tengah inflasi yang masih mendera di Aceh Besar.

Baca Juga: Indonesia Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian dan Keamanan ASEAN di ADMM ke-18

"Tujuan utama kita gelar pasar marah ini memang untuk meringankan beban masyarakat, seperti halnya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dalam kondisi inflasi yang masih terjadi seperti saat ini," ucapnya.

Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan pasar murah tersebut pihaknya menyediakan 500 paket dengan jumlah kupon yang sama. Kendati itu, Trizna berharap, masyarakat dapat mengantri dengan tertib untuk mendapatkan bahan pokok yang disediakan tersebut.

"Alhamdulillah saat ini kita sediakan 500 paket, kami harap masyarakat dapat mengantri dengan tertib dan tidak menimbulkan kerusuhan saat proses mendapatkan bahan pokok yang kita sediakan ini," ujarnya.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Janji Perkuat SDM Berkonsep Manajemen Risiko

Di sisi lain, seorang pembeli pada pasar murah, Tika menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah Aceh Besar yang telah menunjukkan kepeduliannya dengan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih miring.

"Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Aceh Besar, kami sangat bersyukur dapat memperoleh harga bahan pokok yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasaran saat ini," imbuhnya.

Senada itu, Novita juga menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia berharap, Pemerintah Aceh Besar dalam waktu dekat dapat kembali menggelar kegiatan serupa di daerahnya (di Peukan Bada), serta menambahkan kuota untuk pelaksanaan pasar murah mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X