RIAUMAKMUR.COM - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) saat ini tengah melaksanakan revitalisasi infrastruktur dan layanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Itu merupakan perwujudan transformasi bandara yang saat ini tengah dijalankan perusahaan.
Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi mengemukakan, revitalisasi tersebut ditujukan untuk mengantisipasi tren pergerakan penumpang dan pesawat yang terus tumbuh, serta untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa bandara.
"Saat ini kami sedang menjalankan berbagai program peningkatan kualitas layanan bandara melalui revitalisasi, beautifikasi, dan optimalisasi infrastruktur bandara, salah satunya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Ini sejalan dengan salah satu pilar transformasi bandara, yakni Premises, di mana kami menghadirkan infrastruktur yang berfokus pada customer experience," ujar Faik Fahmi, sebagaimana dikutip InfoPublik pada Jumat (22/11/2024).
Baca Juga: Kumpulkan Para Menteri, Menko Pratikno Bahas Libur Nataru
Untuk mengoptimalkan kapasitas dan daya tampung Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, lanjut dia, InJourney Airports sedang melaksanakan sejumlah pekerjaan guna mengoptimalkan fasilitas dan layanan.
Sejumlah pekerjaan tersebut juga diharapkan mampu mengoptimalkan tata ruang bandara yang ada, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta untuk mengurai antrian pada jam sibuk atau peak hours.
Optimalisasi infrastruktur bandara tersebut terbagi menjadi dua, yakni di area terminal penumpang serta di area sisi darat (landside). Untuk area terminal penumpang, InJourney Airports melaksanakan redesigning dan relayouting area terminal penumpang, sehingga dapat mengoptimalkan kapasitas bandara dari 24 juta penumpang per tahun menjadi 32 juta penumpang per tahun.
Baca Juga: Tenaga Pendidik se-Jabar akan Dilatih Jadi Guru Penggerak, Sekda Jabar: Tanpa Kecuali!
Sedangkan untuk di area sisi darat atau landside mencakup perluasan akses jalan, penataan alur kendaraan dan landscape, serta pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO).
InJourney Airports mencatat, saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terus mengalami peningkatan trafik pergerakan penumpang. Hingga Oktober 2024, sebanyak 20 juta pergerakan penumpang telah dilayani, atau mengalami pertumbuhan sebesar 13 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 17,7 juta penumpang.
Dengan tren pergerakan penumpang yang terus meningkat, utilisasi fasilitas penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sekarang ini hampir menyentuh angka puncak.
Baca Juga: Sinergi Pajak Daerah demi Pembangunan dan Kesejahteraan Warga
"Kami memproyeksikan hingga akhir Desember mendatang akan mencapai 23,6 juta penumpang. Untuk itulah program revitalisasi dan optimalisasi bandara ini dilaksanakan, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap optimal di tengah tren pertumbuhan trafik," pungkas Faik Fahmi.
Program optimalisasi dan revitalisasi infrastruktur serta fasilitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tersebut pun memperoleh apresiasi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Menurutnya, salah satu kunci peningkatan layanan adalah dengan optimalisasi infrastruktur eksisting bandara. "Peningkatan kapasitas penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melalui optimalisasi, efisiensi, dan rekomposisi tata ruang merupakan langkah yang tepat," imbuhnya.
Artikel Terkait
Pemkot Padang Raih Apresiasi Kemendagri pada Evaluasi Triwulan II
KPU Sumbar Imbau Paslon Bersihkan APK Secara Mandiri Sebelum Masa Tenang
Diskominsa Pidie Tingkatkan Layanan Informasi Publik Melalui Pendampingan PPID
Sukseskan Makan Bergizi Gratis, Kemensos Berdayakan Pendamping Sosial
KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Korporasi Kasus AGK
Pemerintah Salurkan Bantuan Internet Gratis ke Pengungsi Lewotobi
Dalam Sebulan, Kemkomdigi Blokir Ratusan Ribu Situs Judol
Sinergi Pajak Daerah demi Pembangunan dan Kesejahteraan Warga
Tenaga Pendidik se-Jabar akan Dilatih Jadi Guru Penggerak, Sekda Jabar: Tanpa Kecuali!
Kumpulkan Para Menteri, Menko Pratikno Bahas Libur Nataru