RIAUMAKMUR.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, meninjau progres pembangunan Ruang Hemodialisis di RSUD Kota Palangka Raya, Kamis (28/11/2024).
Proyek ini menjadi salah satu dari 10 Proyek Strategis Tahun Anggaran 2024 Pemerintah Kota Palangka Raya, dengan tujuan memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat.
Hera menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan terapi cuci darah rutin.
Baca Juga: Dinkes Kota Palangka Raya Targetkan 95 persen Anak Menerima Vaksin Polio
“Kami berharap fasilitas ini segera selesai sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih baik. Ini adalah bentuk komitmen nyata kami untuk menyediakan layanan kesehatan yang memadai di Palangka Raya,” ujar Hera.
Ia juga mengingatkan pihak terkait untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar yang telah ditentukan.
“Kami ingin setiap langkah pembangunan dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Pemko Palangka Raya Raih Predikat WTP Delapan Kali Berturut-turut
Direktur RSUD Kota Palangka Raya, Abram Sidi Winasis, menjelaskan bahwa proyek ini dibiayai oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Palangka Raya Tahun 2024.
Pembangunan ditargetkan selesai pada Desember 2024, dengan operasional direncanakan mulai pertengahan 2025.
“Saat ini, kami sedang mengurus perizinan, melengkapi sarana dan prasarana, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola fasilitas ini,” jelas Abram.
Fasilitas Ruang Hemodialisis ini akan dilengkapi dengan 11 tempat tidur, yang diharapkan dapat mengurangi antrean pasien yang selama ini mengandalkan RSUD dr Doris Sylvanus.
Baca Juga: Masyarakat Kuansing Bisa Dapat Layanan Cuci Darah di RSUD Teluk Kuantan
“RSUD dr. Doris Sylvanus memang memiliki kapasitas 30 tempat tidur, namun kebutuhan layanan cuci darah masih sangat tinggi. Dengan fasilitas baru ini, semoga bisa menjadi solusi untuk masyarakat Palangka Raya dan Kalimantan Tengah secara umum,” ungkap Abram.
Pembangunan Ruang Hemodialisis ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan mengurangi beban pasien yang harus menunggu lama.
Artikel Terkait
Festival Bakuok Bersih 2024: Komitmen Bersama Lestarikan Lingkungan
UMRI dan UMAM Bentuk SDM Unggul melalui Program Baitul Arqom
Wamen Kebudayaan Ajak Keluarga Jadi Penyensor Film Anak
Pemkab dan DPRD Kabupaten Mojokerto Setujui Raperda APBD 2025
Sekda Kabupaten Pasuruan Pimpin Upacara Ziarah Tabur Bunga
Operasikan Tower 20 KV Kangean-Mamburit Madura, PLN Terangi Ratusan Rumah
Sejumlah RS Tak Bisa Klaim BPJS untuk Penjudol
Pemerintah Kota Jambi Bahas Perkembangan Ekonomi 2024 dalam Rakor dan FGD Strategis
Rayakan Salju Pertama, Luhan Eks EXO Putar Lagu The First Snow! Penggemar Kompak Nostalgia
Harga Mahal Tapi Tampak Low Budget, Carat Korea Kritik Season Greetings Seventeen yang Semakin 'Downgrade'