Bapanas Pastikan Ketersediaan Beras Jelang Nataru 2025

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 18:00 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (kanan), Plt. Sesmenko Pangan Kasan (tengah) melihat stok beras yang telah dikemas ke ukuran 5 kg di gudang PT Food Station Tjipinang Jaya menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Jakarta, Jumat (6/12/2024).  (ANTARA/Harianto)
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (kanan), Plt. Sesmenko Pangan Kasan (tengah) melihat stok beras yang telah dikemas ke ukuran 5 kg di gudang PT Food Station Tjipinang Jaya menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Jakarta, Jumat (6/12/2024). (ANTARA/Harianto)

RIAUMAKMUR.COM - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan beras jelang menghadapi Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Kepastian ini disampaikan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi usai melakukan pengecekan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta Timur.

Arief mengatakan, pihaknya mengunjungi Pasar Induk Beras Cipinang bersama Plt. Sesmenko Pangan Kasan. Ini untuk mengecek langsung harga beras di pasar tersebut utamanya menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nataru.

"Kami ingin memastikan harga yang ada di sini itu sudah harga yang sesuai dengan apa yang kita inginkan sama-sama. Wajar di tingkat produsen dan wajar di tingkat konsumen," kata Arief, Jumat (6/12/2024).

Baca Juga: Pemerhati Soroti Anggaran Minim Hadapi Tantangan Swasembada Pangan

ia menekankan bahwa pihaknya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) guna memastikan bahwa harga di tingkat konsumen tetap baik. Begitu pun harga di tingkat petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP).

"Ini kita nggak ada rencana-rencana ke sini, jadi memang kondisi riilnya begini. Ini wajar di tingkat konsumennya, petani juga harga gabahnya di atas Rp6 ribu (per kilogram)," ujar Arief.

Arief menemukan adanya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog yang dijual di harga Rp58.000 per 5 kg. Sedangkan untuk eceran per kg dijual Rp11.300.

Baca Juga: DPR Minta Evaluasi Utusan Presiden Terkait Gus Miftah

"Jadi di sini lebih murah dari pasar turunan tadi, karena pasar turunan itu selisihnya sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000 per kg, ini grosir. ini Harga bukan harga yang baru di pasang dan ini kondisi real," ucap Arief.

Sesuai dari Pasar Induk Beras Cipinang, Arief melanjutkan kunjungan melihat stok beras di gudang PT Food Station Tjipinang Jaya. Ia melihat beras dengan berbagai ukuran yang siap dipasok ke berbagai ritel modern yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Sebelumnya, masih di hari yang sama, Arief terlebih dahulu meninjau Pasar Jaya Kebayoran Lama. Guna memastikan harga pangan mencakup telur ayam, daging sapi, dan beras dalam kondisi aman dan stabil menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Baca Juga: Kementerian P2MI Usulkan Pembentukan Satgas Penanganan TPPO

Berdasarkan hasil peninjauan bersama Plt. Sesmenko Pangan Kasan, Kepala Dinas PPKUKM Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Bulog, BUMD dan pihak terkait lainnya, sejumlah pangan di pasar tersebut dalam kondisi yang stabil.

Harga pangan seperti daging sapi paha belakang berada di kisaran Rp130.000 per kilogram. Sedangkan daging sapi paha depan Rp120.000 per kilogram.

Untuk bawang putih, harga yang tercatat adalah Rp42.000 per kilogram. Cabai merah keriting dan cabai hijau masing-masing dihargai Rp35.000 dan Rp42.000/kg, begitu pun harga komoditas lainnya dalam kondisi wajar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Rekomendasi

Terkini

X