Mestinya dengan kondisi bisnis bisnis hotel tersebut hari ini, Pemprov Riau bisa menerima keuntungan lebih besar. Dimana dalam perjanjian itu, Pemprov Riau akan menerima deviden keuntungan 25 persen.
Tapi sampai hari ini, deviden yang diterima hanya Rp 200 juta saja per tahun. Sehingga, habisnya kontrak kerjasama ini harus dijadikan momentum peningkatan PAD dari bisnis tersebut.***
Artikel Terkait
Pemprov Riau Siaga Jaga Stabilitas Harga Pangan Saat Nataru
Petugas Lapas Selatpanjang Gelar Razia Blok Hunian, Ini Hasilnya
Pilot Tempur Lanud Rsn Asah Kemampuan di Malam Hari
BPJPH Dorong Industri Farmasi Daftar Sertifikasi Halal, Terutama untuk Stem Cell
Jelang Nataru 2025, Jasa Marga Sesuaikan SOP Rekayasa Lalu Lintas di Tol
Swasembada Pangan: Komoditas vs Gizi, Mana yang Lebih Tepat?
SM Entertainment Konfirmasi Taeyeon SNSD Tak Akan Tampil di SMTOWN LIVE 2025 di Seoul
Drama Kostum Zang Hai Zhuan Bagikan Trailer Perdana yang Tampilkan Nuansa Dark dan Akting Memukau Xiao Zhan
Meski Sudah Dibantah Agensi, Postingan Penggemar Jungwon ENHYPEN yang Tanggapi Rumor Kencan Sang Idol Dengan Winter aespa Ini Tuai Sorotan
Dramanya Ceritakan Tentang Zombie, Still Cuts Newtopia Justru Tampilkan Kemistri Manis Park Jungmin dan Jisoo BLACKPINK