RIAUMAKMUR.COM - Sebanyak 605 ribu penumpang bakal memadati 37 bandara di Indonesia pada puncak Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumlah tersebut hasil prediksi PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pihak pengelola.
Direktur Operasional PT Angkasa Pura Indonesia Wendo Asrul Rose mengatakan prediksi puncak pergerakan penumpang pada Nataru di 37 bandara akan terjadi pada Jumat 20 Desember 2024. Pada hari itu, secara akumulasi pergerakan penumpang akan mencapai 605 ribu orang.
Menurut Wendo, pergerakan penumpang di 37 bandara akan terus meningkat sepanjang akhir pekan ini, yaitu pada 21-22 Desember 2024. "Dengan peningkatan mencapai enam persen dibandingkan tahun lalu," ucapnya.
Baca Juga: Kemkomdigi Berantas 5,4 Juta Konten Judol
Adapun, trafik puncak arus balik liburan Nataru 2024/2025 juga akan terjadi pada 4 Januari 2025. Diprediksi pula mencapai 502 ribu penumpang per hari atau meningkat enam persen jika dibandingkan dengan periode Nataru tahun lalu.
"Pada momen libur Nataru ini ada delapan bandara yang akan menjadi super sibuk. Pertama, Soekarno Hatta, Ngurah Rai Bali, Makasar sebagai transit. Lalu Surabaya, Yogyakarta, Balik Papan, Kualanamu dan Manado, sebagai tujuan berlibur," kata Wendo, Rabu (18/12/2024).
Wendo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus Nataru. Untuk tetap membuat nyaman alur pergerakan penumpang, baik kedatangan ataupun keberangkatan, pengoperasionalan bandara dilakukan selama 24 jam.
Baca Juga: Ratusan Badan Publik Dinilai Tidak Informatif oleh KIP
"Bisa juga diperpanjang, misalnya ada kasus tertentu atas permintaan maskapai. Delay, kondisi technical dari airlines yang menyebabkan rotasi keterlambatan yang harus diselesaikan hari itu," kata Wendo.
Karena, kata dia, jika tidak diselesaikan di hari yang sama, dikhawatirkan akan menyembabkan dampak 'karambol' di hari berikutnya. "Dengan begitu, bandara akan buka terus menerus," ucapnya.
Artikel Terkait
Lirik dan Terjemahan Lagu Take Me To The Beach - Imagine Dragons
Ponsel Lipat Xiaomi Mix Flip Dibanderol Rp22 Juta, Apakah Sebanding dengan Spesifikasinya?
MPR Dorong Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
DPRD Bekasi Bakal Awasi Kinerja Mal Pelayanan Publik
Kemkomdigi Berantas 5,4 Juta Konten Judol
Menteri PPPA Apresiasi Polri Luncurkan Direktorat PPA-PPO
KPK Sebut Ada Dua Tersangka Kasus CSR BI
Ratusan Badan Publik Dinilai Tidak Informatif oleh KIP
Pemilihan Langsung Gagal? Refleksi Demokrasi Indonesia Menurut Marwan Yohanis
PNM Dampingi Ratusan Nasabah PNM Mekaar Daftar Izin Edar BPOM