Produksi Beras Rendah, Pasokan Medium Berkurang di Pasar

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Minggu, 29 Desember 2024 | 07:00 WIB
Pekerja mengangkat gabah hasil panen menggunakan mesin di Krokeh. (ANTARA)
Pekerja mengangkat gabah hasil panen menggunakan mesin di Krokeh. (ANTARA)

RIAUMAKMUR.COM - Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono, menyebut disparitas harga Gabah Kering Panen (GKP) masih rendah. Hal ini menunjukkan masalah utama bukan distribusi, melainkan produksi yang menurun.

"Kalau kita lihat disparitas harga Gabah Kering Panen di tingkat petani, maka harga gabah kering panen ini disparitasnya rendah. Jadi ini menunjukkan bahwa persoalannya bukan distribusi, ya memang produksinya rendah," katanya dalam keterangannya, Sabtu (28/12/2024).

Edy mengatakan produksi beras saat ini memang mengalami penurunan signifikan. Hal ini terkonfirmasi dari hasil verifikasi lapangan di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Kapolres Inhu Pantau Langsung Pos Pam, Tekankan Pelayanan Prima Selama Nataru

Pekan lalu, timnya memeriksa kondisi di Pasar Johar, Kerawang, dan Kabupaten Demak. Di Pasar Johar, pasokan beras medium dari Jawa Tengah menurun drastis.

Ia mengatakan beras medium biasanya memiliki harga relatif terjangkau bagi masyarakat. Namun, penurunan pasokan ini membuat harga beras sulit stabil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X