RIAUMAKMUR.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memainkan peran strategis dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah menjangkau seluruh pelosok Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa sosialisasi yang masif dan inklusif menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Sosialisasi yang efektif adalah fondasi keberhasilan setiap program pemerintah. Kami di Komdigi berkomitmen memastikan informasi tentang Program MBG tersebar hingga ke daerah terpencil agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Menkomdigi Meutya Hafid dalam peluncuran keterangan persnya, Rabu (8/1).
Baca Juga: Cak Imin Jatahi Program MBG Ponpes Rp10 Ribu
Menkomdigi menyatakan, program MBG merupakan rencana besar Presiden Prabowo Subianto demi menyiapkan generasi Indonesia emas 2045.
Pelaksanaan rencana yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Prabowo-Gibran ini diluncurkan di 190 titik layanan yang tersebar di 26 provinsi, dengan target perluasan hingga 937 titik layanan pada akhir Januari 2025.
Komdigi bertugas menyampaikan informasi secara luas, menggunakan berbagai kanal komunikasi seperti media nasional, media sosial, dan forum masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Konsisten Gencarkan Uji Coba MBG, Distribusikan 5.389 Paket untuk Siswa
“Kami memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami manfaat dan tata cara akses program ini. Sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam mendukung dan memantau pelaksanaan program,” jelas Meutya Hafid.
Selain itu, Kemkomdigi mengintegrasikan pendekatan digital dalam mendukung pelaksanaan MBG. Aplikasi berbasis teknologi dikembangkan untuk mempermudah pelaporan distribusi, memastikan transparansi, dan memantau efektivitas program.
“Dengan memanfaatkan teknologi, kami dapat memonitor distribusi program secara real-time. Hal ini memastikan bahwa program ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga sesuai target,” tambahnya.
Baca Juga: Menkomdigi: Digitalisasi Kampung Wisata Keramik Dinoyo Buka Peluang Baru bagi UMKM
Menkomdigi juga menyoroti peran Kemkomdigi dalam mengedukasi masyarakat mengenai dampak luas dari Program MBG, termasuk kontribusinya terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
Bahan makanan yang digunakan dalam program ini dipasok oleh pelaku UMKM, petani, dan nelayan di berbagai daerah, menciptakan dampak ganda dalam sektor kesehatan dan ekonomi.
“Sosialisasi ini lebih dari sekadar menyampaikan informasi. Ini adalah ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan mendukung keberhasilan program. Kami percaya kolaborasi ini akan menciptakan dampak positif jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat,” ujar Meutya.
Artikel Terkait
Apple Perbarui AirPods Max dan Pro 2: Warna Baru, USB-C, dan Lindungi Pendengaran dengan Teknologi Machine Learning
Lirik dan Terjemahan Lagu Hymn to Virgil - Hozier, You Are The Reason I Went Through It Oh
Desain Internal iPhone 16 Permudah Pengguna dan Teknisi Lakukan Perbaikan
Akting Jisoo BLACKPINK di Trailer Drama Newtopia Dikritik, Suara dan Pelafalan Dialognya Bikin Knetz Gigit Jari
aespa Berikan Spoiler Comeback Album Selanjutnya, Sebut Tak Lagi Berikan Lagu Dengan 'Rasa Besi' yang Kuat
Pemprov Riau Siapkan Simulasi Program Makan Bergizi Gratis Sambil Menunggu Arahan Pusat
Pelantikan Kepala Daerah Paling Cepat Diperkirakan Dimulai 17 Maret 2025?
Pemuda Katolik Komda Riau Siap Kolaborasi untuk Penataan Pasar Tumpah di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru
Foto Konsep Album Baru IVE EMPATHY Ini Trending, Estetika dan Visual Wonyoung CS Disebut Melegenda
Prihatin dengan Kondisi SMP UAD, Pemuda Muhammadiyah Riau Pastikan Kembangkan Sekolah dan Kawal Semua Bantuan