RIAUMAKMUR.COM - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Kampar, telah berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat.
Dengan lebih dari 10 kecamatan terdampak, banjir ini menggenangi rumah warga dan fasilitas umum, serta menghambat aktivitas, khususnya di bulan suci Ramadan.
Bencana ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan luapan Sungai Kampar serta meningkatnya debit air di bendungan PLTA Koto Panjang.
Baca Juga: Gubernur Riau: Banjir Pekanbaru Harus Ditangani dari Akar Masalahnya!
Akibatnya, pembukaan pintu air memperburuk kondisi banjir, termasuk di Kecamatan Rumbio Jaya, yang sejak 2 Maret 2025 mengalami genangan air hingga setinggi 70 cm, menyebabkan terputusnya akses jalan dan menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Kilang Dumai, melalui unit operasional Kilang Pertamina Sungai Pakning, segera mengambil langkah responsif dengan menyalurkan bantuan logistik.
Bantuan ini mencakup paket sembako serta survival kit yang berisi perlengkapan darurat bagi warga dan musala yang terdampak banjir.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) Kilang Pertamina Sungai Pakning kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat dan pemerintah desa untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan pada Minggu (9/3).
Kepala Dusun II Alam Panjang, Asrizal, mengungkapkan bahwa banjir tidak hanya merendam rumah-rumah warga tetapi juga memutus akses jalan utama, sehingga menyulitkan mereka dalam mendapatkan bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.
"Karena jalan yang biasa kami lalui terputus, warga kesulitan mendapatkan bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari. Apalagi, Dusun II Alam Panjang ini cukup jauh dari jalan raya, sehingga bantuan dari berbagai pihak sangat kami harapkan," ujarnya dikutip Rabu (12/3/2025).
Selain itu, Asrizal juga menyoroti dampak banjir terhadap infrastruktur di wilayah tersebut.
"Tidak hanya rumah warga, tetapi fasilitas umum seperti musala pun mengalami kerusakan. Bahkan, ada beberapa rumah warga yang dindingnya mulai retak akibat genangan air yang berkepanjangan," tambahnya.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Kilang Dumai, Agustiawan, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
"Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat di Riau, khususnya di Kecamatan Rumbio Jaya, Kampar. Bantuan ini adalah wujud komitmen kami untuk hadir dan memberikan dukungan bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat banjir," ujarnya dalam keterangan tertulis di Dumai, Senin (11/2).
Lebih lanjut, Agustiawan menegaskan bahwa di tengah peran utama PT KPI dalam memastikan ketahanan energi nasional, perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Harga BBM Non Subsidi di Riau Turun, Pertamina Patra Niaga Umumkan Penyesuaian Harga
UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Ekspor USD10,5 Juta di Trade Expo Indonesia 2024
RUPS Kementerian BUMN Putuskan Pergantian Direksi dan Komisaris Pertamina
Stok BBM di Maluku Utara Aman, Pertamina Pastikan Pasokan Cukup Hingga 20 Hari
Pertamina dan Disdag Sidak Pangkalan Elpiji 3 Kg di Bener Meriah
Luncurkan CSR Ring 1, Pertamina Patra Niaga Fokus Kurangi Stunting dan Dukung Air Bersih di Inhil
67 Tahun Kiprah Pertamina Wujudkan Swasembada Energi untuk Negeri
PT Pertamina International Shipping Capai Lonjakan Laba dan Perluas Rute Global
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sediakan Modular Pertashop, Mudahkan Akses BBM dan LPG di Jalur Strategis Selama Nataru
Jaga Kelancaran Distribusi Energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bentuk Satgas Nataru