"Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga berupaya untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Semoga kondisi segera membaik, banjir cepat surut, dan warga bisa kembali menjalani aktivitas seperti biasa," imbuhnya.
Senada dengan itu, Manager Production Kilang Pertamina Sungai Pakning, Ririanti Safrida, juga menegaskan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial PT KPI.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di Kabupaten Kampar. Kami turut merasakan kesulitan yang dialami warga dan berupaya untuk memberikan bantuan yang tepat guna," ungkapnya.
Ia juga menambahkan harapan agar masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan dengan normal.
"Semoga banjir ini segera berakhir dan masyarakat dapat kembali menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta diberi kesehatan dan kekuatan menghadapi masa pemulihan," tutup Ririanti.
Dengan adanya aksi nyata ini, PT Kilang Pertamina Internasional kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Artikel Terkait
Harga BBM Non Subsidi di Riau Turun, Pertamina Patra Niaga Umumkan Penyesuaian Harga
UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Ekspor USD10,5 Juta di Trade Expo Indonesia 2024
RUPS Kementerian BUMN Putuskan Pergantian Direksi dan Komisaris Pertamina
Stok BBM di Maluku Utara Aman, Pertamina Pastikan Pasokan Cukup Hingga 20 Hari
Pertamina dan Disdag Sidak Pangkalan Elpiji 3 Kg di Bener Meriah
Luncurkan CSR Ring 1, Pertamina Patra Niaga Fokus Kurangi Stunting dan Dukung Air Bersih di Inhil
67 Tahun Kiprah Pertamina Wujudkan Swasembada Energi untuk Negeri
PT Pertamina International Shipping Capai Lonjakan Laba dan Perluas Rute Global
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Sediakan Modular Pertashop, Mudahkan Akses BBM dan LPG di Jalur Strategis Selama Nataru
Jaga Kelancaran Distribusi Energi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bentuk Satgas Nataru