Trump Terapkan Tarif 100 Persen untuk Film Hollywood yang Diproduksi di Luar Negeri

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 7 Mei 2025 | 10:37 WIB
Donald Trump (X/@DonaldTrump)
Donald Trump (X/@DonaldTrump)

RIAUMAKMUR.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali membuat gebrakan kebijakan dagang dengan menerapkan tarif balasan (tarif resiprokal) terhadap mitra-mitra dagangnya.

Kali ini, sasaran kebijakannya adalah industri perfilman Hollywood.

Dalam unggahannya di platform Truth Social pada Senin, 5 Mei 2025, Trump mengumumkan akan memberlakukan tarif sebesar 100 persen untuk semua film Hollywood yang diproduksi di luar wilayah Amerika Serikat.

Baca Juga: Ekonomi RI Bisa Terguncang, Ini Respons Pemerintah Hadapi Tarif 32 Persen AS

“Saya memberikan wewenang kepada Departemen Perdagangan dan Perwakilan Dagang AS untuk segera memulai proses penerapan tarif 100 persen bagi semua film yang masuk ke negara kita yang diproduksi di luar negeri,” tulis Trump dalam pernyataannya.

Trump mengklaim, industri perfilman AS tengah "dirusak" oleh tren rumah produksi dan pembuat film yang memilih bekerja di luar negeri.

Menurutnya, banyak negara menawarkan insentif menarik untuk mengalihkan produksi film Hollywood keluar dari AS, sehingga merugikan ekonomi lokal.

“Industri film di Amerika SEKARAT dengan kematian yang sangat cepat. Negara-negara lainnya menawarkan segala macam insentif untuk menarik para pembuat film dan studio film kita menjauh dari Amerika Serikat. Hollywood, dan banyak daerah lainnya di AS, sedang mengalami kehancuran,” tegas Trump.

Baca Juga: Imbas Kebohongan Sosial, Uang Donald Trump Hilang Rp10 Triliun

Kebijakan ini menyusul ketegangan perdagangan terbaru antara AS dan China.

Negeri Tirai Bambu itu pada April 2025 lalu mulai mengurangi jumlah film asing, termasuk dari Hollywood, yang diimpor ke negaranya, sebagai respons atas tarif 145 persen yang dikenakan AS untuk produk impor asal China.

Kebijakan tarif tinggi Trump terhadap film produksi luar negeri menuai reaksi beragam, dengan banyak pihak mempertanyakan dampaknya terhadap industri hiburan global dan kerja sama kreatif lintas negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X