Gaduh Pembangunan Stairlift di Candi Borobudur untuk Kunjungan Presiden Prabowo dan Macron, Ini Kata Istana

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 27 Mei 2025 | 13:15 WIB
Proses pemasangan stairlift di Candi Borobudur. (x.com/IGNB07)
Proses pemasangan stairlift di Candi Borobudur. (x.com/IGNB07)

RIAUMAKMUR.COM - Candi Borobudur kembali menjadi sorotan publik setelah beredar kabar pemasangan stairlift untuk kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ramainya perbincangan di media sosial diwarnai kekhawatiran warganet terhadap potensi kerusakan pada struktur cagar budaya tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, memastikan bahwa pemasangan stairlift dilakukan dengan sangat hati-hati dan tidak merusak bangunan candi.

Baca Juga: Sejarah! FLPP Pemerintahan Prabowo Naik 1.100 Persen dari Tahun Lalu, Menteri PKPK Naikan Kuota Subsidi Jadi 350.000 Rumah

“Banyak yang kemudian menduga apakah ini merusak cagar budaya atau tidak. Teman-teman, itu semua dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan,” ujar Hasan dalam keterangan kepada media di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Senin (26/5).

Hasan menjelaskan, stairlift tersebut bersifat sementara dan tidak melibatkan proses pengeboran atau pemasangan permanen.

“Tidak ada paku, tidak ada bor. Jadi hanya ditaruh, didudukkan saja. Nanti setelah selesai kunjungan, alat ini bisa dibongkar dengan mudah,” tegasnya.

Potret Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah. (Instagram/borobudurpark)
Potret Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah. (Instagram/borobudurpark)

Pemasangan stairlift ini disebut sebagai bagian dari fasilitas penyambutan untuk memudahkan Presiden Macron mengakses Candi Borobudur secara menyeluruh.

“Ini lebih kepada mempersiapkan fasilitas yang memudahkan Presiden Macron agar bisa menikmati keindahan dan kemegahan Borobudur secara keseluruhan,” jelas Hasan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari pengamanan dan kelancaran agenda kunjungan kenegaraan tersebut, rekayasa lalu lintas juga mulai diberlakukan di sejumlah ruas jalan utama Ibu Kota sejak Selasa (27/5) hingga Kamis (29/5).

Jalur yang mengalami pengaturan lalu lintas meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Gerbang Pemuda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X