Presiden Prabowo: Saya Hanya Ingin Tinggalkan Nama Baik dan Tegakkan Keadilan

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Minggu, 18 Mei 2025 | 18:59 WIB
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

RIAUMAKMUR.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini menyinggung soal usianya yang tak lagi muda.

Namun justru dari sanalah ia menegaskan tekadnya untuk meninggalkan warisan terbaik bagi Tanah Air: nama baik dan keadilan yang ditegakkan tanpa kompromi.

“Usia saya 73 tahun. Saya hanya ingin meninggalkan nama baik. Saya akan melaksanakan tugas saya,” ujar Prabowo dengan penuh keyakinan dalam sambutannya pada Kongres ke-IV PP TIDAR di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu, 17 Mei 2025.

Baca Juga: Soal Meme Prabowo-Jokowi, Kemendikbudristek: Mahasiswa Harus Dididik Berintegritas

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan komitmennya untuk memerangi segala bentuk korupsi di negeri ini, tanpa pandang bulu.

Ia menegaskan bahwa keadilan harus ditegakkan, dan penjarahan uang rakyat harus dihentikan.

“Saya akan tegakkan keadilan. Saya akan melawan segala bentuk korupsi di Republik ini, tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Bahkan, Presiden Prabowo menyebut bahwa dalam enam bulan pertama pemerintahannya, pemerintah telah berhasil menyelamatkan ratusan triliun rupiah uang rakyat dari jeratan korupsi.

“Ini sumpah saya. Ini tekad saya. Dan saya percaya, saya sudah buktikan—dalam enam bulan pemerintahan yang saya pimpin, kita sudah selamatkan ratusan triliun uang rakyat,” lanjutnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyoroti kerja keras aparat penegak hukum yang hampir setiap hari membongkar kasus-kasus korupsi.

Namun ia tak menampik bahwa perjuangan ini dibarengi ancaman dari pihak-pihak yang merasa terganggu kepentingannya.

“Hampir tiap hari kita membongkar kasus-kasus korupsi dan tidak akan berhenti. Saya tahu, ada penegak hukum yang diancam. Saya tahu,” ucap Prabowo.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa beberapa penegak hukum mengalami intimidasi langsung—dari rumah yang diawasi, mobil dibuntuti, hingga difoto secara diam-diam.

“Saya dapat laporan, ada yang rumahnya didatangi, ada yang mobilnya diikuti, ada yang rumahnya difoto. Kita paham itu. Tapi saya hanya ingin sampaikan: kita tidak gentar. Saya tidak gentar,” tandas Presiden dengan penuh ketegasan.

Dengan suara lantang dan penuh keyakinan, Prabowo menyiratkan bahwa perjuangannya bukan soal kekuasaan semata, melainkan tentang misi besar menyelamatkan bangsa dari penyakit kronis yang telah lama mencengkram korupsi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X