RIAUMAKMUR.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Dumai dan Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong inklusi keuangan bagi pelajar melalui gerakan menabung sejak dini.
Langkah ini diharapkan dapat membangun masa depan generasi muda yang lebih terencana secara finansial.
Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, menyampaikan bahwa Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2025 dan Hari Menabung Pelajar Kota Dumai menjadi momentum penting untuk menanamkan budaya menabung sejak usia sekolah.
“Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun budaya menabung serta mendorong pemerataan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Triyoga mengapresiasi dukungan Gubernur Riau yang telah menerbitkan Surat Edaran dan Surat Keputusan terkait Gerakan Riau Menabung. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman perencanaan keuangan di kalangan pelajar.
Acara yang digelar di Kota Dumai ini dihadiri Gubernur Riau Abdul Wahid, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Syahrinaldi, perwakilan industri jasa keuangan dari Pekanbaru dan Dumai, Kepala Sekolah SD dan SMP, serta 300 siswa.
Gubernur Abdul Wahid menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan OJK dalam mewujudkan masyarakat yang melek finansial.
“Semangat menabung ini jangan berhenti di acara ini saja, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.
Hingga Juli 2025, tercatat 222.866 rekening pelajar aktif di Riau, tinggal kurang dari 3,7 persen lagi untuk mencapai target inklusi keuangan nasional.
OJK menilai edukasi keuangan semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital yang membawa tantangan baru.
Puncak peringatan ini juga diramaikan dengan lomba video kreatif menabung, pembukaan rekening massal bagi pelajar, edukasi interaktif oleh Duta Literasi Keuangan, pemberian apresiasi bagi siswa dengan saldo tabungan terbesar, serta penyerahan buku tabungan secara simbolis oleh Gubernur dan Kepala OJK Riau.
OJK Provinsi Riau menargetkan kepemilikan rekening pelajar terus meningkat demi mendukung tercapainya target inklusi keuangan nasional sebesar 90 persen pada tahun 2026. “Kami ingin masyarakat Riau semakin cerdas secara finansial dan sejahtera,” tutup Triyoga.
Artikel Terkait
OJK Riau Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Sektor Keuangan, Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif
OJK Riau Siapkan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Finansial Lewat Bootcamp Duta Literasi Keuangan 2025
OJK Riau Umumkan Pemenang Duta Literasi Keuangan 2025, Siapa Saja Mereka?
OJK Sosialisasikan Tindak Pidana Jasa Keuangan kepada LJK dan Aparat Hukum di Riau
OJK Perkuat Peran Penyidikan untuk Jaga Kepercayaan di Sektor Jasa Keuangan
OJK Riau Dorong ASN Siak Melek Keuangan, Tekankan Hindari Investasi Ilegal
OJK Riau Gandeng PNM Perkuat Literasi Keuangan Perempuan Usaha Mikro di Dumai
ICDX Sambut Positif Tiga Arah Kebijakan OJK untuk Pasar Derivatif
Blokir 66 Ribu Rekening Terkait Scam, OJK Minta Media Aktif Edukasi Masyarakat Agar Tidak Jadi Korban Penipuan
OJK Riau Dorong Inklusi Keuangan Pelajar melalui Pembukaan 19.800 Rekening dan Peluncuran Edupay