Ia menyebut “kelompok wisatawan 212, kelompok penghamba uang”.
Pernyataan itu dianggap menyinggung dan menyakiti perasaan umat yang mengikuti aksi 212.
“Beliau mengatakan bahwa umat 212 itu penghamba uang dan tuhan-tuhannya adalah uang. Ini sangat menyakiti hati umat 212,” kata Eka Gumilar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya pada 4 Februari 2019.
Video pernyataan Noel saat itu sempat viral di media sosial.
Kini, dengan statusnya yang tengah diperiksa KPK usai terjaring OTT, kontroversi lama Noel kembali menjadi sorotan publik.
Bagaimana kelanjutan kasusnya, masih harus menunggu langkah resmi dari lembaga antirasuah.
Artikel Terkait
Wamenaker Tegaskan Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Pekerja PT Sritex di Tengah Krisis
Mengintip Kisah Immanuel Ebenezer, Seorang Driver Ojol yang Kini Bantu Presiden Prabowo Jadi Menteri
Wamenaker Tegaskan Komitmen Pemerintah untuk Pembangunan Kesejahteraan Buruh di Pelabuhan
Bangkrut, Sritex Dikabarkan Diambil Alih Danareksa, Wamenaker: Belum Ada Info Resmi
Geram soal Pengakuan Viral HRD yang Menyebut Job Fair Acara Formalitas Perusahaan, Wamenaker: Pernyataan Nggak Bertanggung Jawab
Istana Syok Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Prasetyo Hadi: Presiden Sudah Berkali-Kali Ingatkan Hati-Hati