Istana Tanggapi Demo 25 Agustus di DPR Rusuh, Ingatkan Aksi Jangan Sampai Merusak Fasilitas Umum

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:19 WIB
Kepala PCO Hasan Nasbi. (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)
Kepala PCO Hasan Nasbi. (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)

RIAUMAKMUR.COM - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menanggapi aksi demonstrasi yang digelar pada Senin, 25 Agustus 2025, di depan Gedung DPR RI.

Unjuk rasa tersebut sempat diwarnai kericuhan hingga menyebabkan kerusakan fasilitas, termasuk pagar gedung DPR dan separator busway.

Hasan menegaskan pemerintah menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Baca Juga: Anggap Penyebab Demo 25 Agustus di DPR Rusuh karena Banyak Konten Fitnah yang Beredar, Komdigi Bakal Panggil TikTok dan Meta

Namun, ia menekankan bahwa kebebasan berpendapat harus tetap dilakukan secara damai.

“Kebebasan berpendapat tidak pernah dilarang. Orang ingin menunjukkan aspirasi itu dijamin oleh Undang-Undang,” ujar Hasan Nasbi di kantor PCO, Selasa (26/8/2025).

“Tapi kalau merusak, ya itu tidak dijamin oleh Undang-Undang. Maksudnya, Undang-Undang tidak pernah menyuruh merusak, dan itu berbeda dengan penyampaian pendapat,” imbuhnya.

Ia menilai aksi unjuk rasa yang berujung anarkis justru mengaburkan tujuan utama.

Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan para demonstran sudah pasti sampai ke pihak terkait tanpa harus merusak fasilitas publik.

“Aspirasinya saya yakin sudah sampai ke pihak yang ingin didengar,” jelas Hasan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat tetap menjaga ketertiban dan tidak merugikan masyarakat lain.

“Demonstrasi itu bagian dari menyampaikan aspirasi, tapi jangan sampai merusak, jangan mengganggu ketertiban, dan jangan merugikan kepentingan orang lain,” tegasnya.

Seperti diketahui, salah satu tuntutan massa aksi 25 Agustus adalah penghapusan sejumlah tunjangan anggota DPR yang dinilai membebani anggaran negara di tengah kondisi masyarakat yang masih sulit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X