Mentan Klaim Harga Beras Turun, Siap Gelontorkan 1,3 Juta Ton untuk Operasi Pasar

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:35 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 25 Agustus 2025. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin, 25 Agustus 2025. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan capaian sektor pangan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Amran mengklaim harga beras mulai menurun dan pemerintah siap menggelar operasi pasar besar-besaran untuk menstabilkan harga hingga akhir tahun.

“Perlu juga kami sampaikan, sesuai hasil Bapanas (Badan Pangan Nasional) dan pengamatan lapangan, sekarang ini harga sudah berangsur turun, kita akan melakukan operasi pasar besar-besaran berkelanjutan sampai Desember,” ujar Amran usai bertemu Presiden.

Baca Juga: Kementan Minta Bulog Percepat Serapan Hasil Panen Petani

Dalam program tersebut, pemerintah menargetkan penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pasar) hingga Desember 2025.

“Kita target, Insya Allah ke depan harga beras berangsur-angsur turun,” imbuhnya.

Target distribusi juga diperbesar, dari semula 6.000 ton per hari menjadi 7.000 ton, bahkan ditingkatkan sampai 10.000 ton per hari.

Amran memastikan stok beras nasional tetap aman.

Hingga 24 Agustus 2025, cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog mencapai 3,91 juta ton, ditambah stok beras komersial 8.950 ton, sehingga totalnya 3,92 juta ton.

Ia menegaskan, stok dari gudang Bulog inilah yang akan digelontorkan untuk operasi pasar.

Untuk kebutuhan akhir tahun, stok akan dipenuhi dari hasil panen petani dalam negeri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X