Banyak Akses di Aceh, Sumut dan Sumbar Putus karena Banjir, Menko PMK Ungkap Rencana Kirim Bantuan Lewat Jalur Udara

photo author
Nyimas NA, Riau Makmur
- Jumat, 28 November 2025 | 05:09 WIB
Tanah longsor tutup akses di sejumlah daerah di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (BPBD Tapanuli Selatan)
Tanah longsor tutup akses di sejumlah daerah di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (BPBD Tapanuli Selatan)

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menggelar rapat darurat bersama dengan tim gabungan untuk mengatasi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pratikno mengatakan bahwa bencana di 3 banjir dan longsor di 3 provinsi tersebut telah mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur yang ada.

Sehingga, kata Pratikno, ada kesulitan dalam penyaluran bantuan kepada para warga terdampak.

Baca Juga: Di Balik Insiden 4 Jembatan Putus di Aceh, Ada Siklon Tropis Senyar yang Picu Bencana Banjir-Longsor

“Tapi,ini tim dari semua kementerian sudah turun ke lapangan,” ujar Pratikno kepada awak media di Jakarta pada Kamis, 27 November 2025.

Pratikno juga menyebut bahwa kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah berada di posko Tarutung, Sumatera Utara.

“Kepala BNPB nantinya bisa juga mengawal implementasinya di Sumatera Barat maupun di Aceh dan Sumatera Utara,” lanjutnya.

Kemenkes Siagakan Fasilitas Kesehatan

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan health rapid assessment, melakukan pelayanan kesehatan di posko pengungsian, serta layanan kesehatan secara mobile.

Fasilitas kesehatan juga telah disiagakan untuk para warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

“Seluruh fasilitas kesehatan, baik Puskesmas dan rumah sakit yang ada di sana untuk siap melakukan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak,” ujar pihak Kemenkes.

Baca Juga: Robohnya Asrama Pesantren Bireuen Ditaksir Bikin Rugi Rp6 M, Cak Imin Pernah Ingatkan 80 Ponpes Rawan Ambruk di Jawa-Aceh

Pengiriman Bantuan Logistik Kesehatan dan Obat

Selain penanganan pelayanan kesehatan di lokasi, Kemenkes juga mengirim bantuan logistik dan obat-obatan.

“Kami juga sudah mengirim logistik kesehatan, obat, dan bahan medis habis pakai. Kami juga mengirim penganti makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nyimas NA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X