RIAUMAKMUR.COM – Insiden longsor yang mengguncang Desa Pandanarum di Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis 20 November 2025, masih menjadi perhatian publik.
Longsoran besar menyapu permukiman warga dan meninggalkan kerusakan masif.
Hingga Jumat, 21 November 2025 pukul 09.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 10 orang.
Baca Juga: Setelah Cilacap, Longsor Terjang Banjarnegara: 179 Warga Mengungsi, Video Detik-Detik Kejadian Viral
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan perkembangan terbaru proses evakuasi.
"Atas penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia menjadi 10 orang, sementara 18 orang masih dalam pencarian," kata Abdul Muhari dalam keterangan resminya.
Keluarga korban terus menunggu kabar dengan penuh kecemasan, sementara proses penyelamatan berlangsung di tiga sektor berbeda. Skala kerusakan juga cukup besar: 48 rumah roboh atau hilang, 195 rumah terdampak, 7 warga terluka, dan 934 jiwa terpaksa mengungsi ke titik yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Suasana posko pengungsian dipenuhi rasa takut dan trauma terutama dari warga yang menyaksikan langsung amukan tanah dari lereng yang jebol.
Upaya Evakuasi Berlangsung di Tengah Ancaman Longsor Susulan
Operasi pencarian melibatkan sekitar 700 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan unsur pendukung lainnya. Peralatan seperti alkon, anjing pelacak, alat berat, serta operasi modifikasi cuaca dikerahkan untuk mempercepat penanganan.
Namun, situasi lapangan sangat menantang.
"Ada potensi longsor susulan akibat hujan, kubangan air di area longsoran, serta aliran mata air yang terus mengalir, sehingga memperlambat proses evakuasi," ujar Abdul Muhari.
Untuk mengurangi risiko, tim membuat jalur pembuangan air agar area longsoran tidak semakin jenuh. Total 12 unit excavator dan 12 alkon dikerahkan untuk membuka akses material yang menutup jalur.
Kisah Penyintas Mengungsi ke Hutan
Di balik angka dan data, tersimpan kisah pilu para penyintas. Detik-detik bencana berlangsung sangat cepat dan penuh kepanikan. Suara gemuruh menjadi tanda bahaya pertama bagi warga.
Artikel Terkait
BRIN dan Bank Sampah Banjarnegara Ubah Sampah Plastik Jadi Energi Berkelanjutan
Progres Perbaikan Jalan Longsor di Lintas Riau-Sumbar Capai 70%, Ditargetkan Selesai Minggu Depan
BNPB: Pengungsi Korban Banjir-Longsor Sukabumi Bertambah 476 Orang
Hujan Deras, Jalan Lintas Riau-Sumbar di Kampar Sempat Kembali Longsor
Dedi Mulyadi Berjanji Bantu Anak-Anak Korban Longsor: Saya Akan Jadi Ayah Asuh Mereka
Update Tragedi Longsor Pertambangan Gunung Kuda, Pemilik Tambang Sudah Diamankan Pihak Kepolisian Cirebon
Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah, Total 19 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Longsor Terjang Puncak Bogor, Satu Korban Meninggal, Dua Masih Dicari
Update Longsor Cilacap: 12 Orang Masih Dinyatakan Hilang hingga Persiapan Huntara untuk Korban Terdampak
Setelah Cilacap, Longsor Terjang Banjarnegara: 179 Warga Mengungsi, Video Detik-Detik Kejadian Viral
Hari Ke-4 Pencarian Longsor Cilacap: 1 Korban Ditemukan, 11 Masih Diduga Tertimbun