Sumarti, salah satu korban selamat, masih menahan tangis saat mengingat bagaimana ia melarikan diri.
"Waktu kejadian itu terdengar suara gemuruh. Beberapa warga memastikan kondisi daerah atas. Tapi ternyata longsor itu membesar, saya pun lari menyelamatkan diri," katanya di posko pengungsian pada Senin, 17 November 2025 malam.
Ia bercerita warga awalnya berlari menuju area makam dusun untuk menghindari jalur longsoran, namun kondisi semakin buruk sehingga mereka dipaksa menyelamatkan diri ke arah hutan.
"Setelah sampai di hutan, kami dijemput oleh petugas. Lalu dibawa ke puskesmas dan kemudian di posko pengungsian," ujar Sumarti.
Operasi pencarian dan evakuasi dipastikan masih berlanjut hingga kondisi dinyatakan aman sepenuhnya.
Artikel Terkait
BRIN dan Bank Sampah Banjarnegara Ubah Sampah Plastik Jadi Energi Berkelanjutan
Progres Perbaikan Jalan Longsor di Lintas Riau-Sumbar Capai 70%, Ditargetkan Selesai Minggu Depan
BNPB: Pengungsi Korban Banjir-Longsor Sukabumi Bertambah 476 Orang
Hujan Deras, Jalan Lintas Riau-Sumbar di Kampar Sempat Kembali Longsor
Dedi Mulyadi Berjanji Bantu Anak-Anak Korban Longsor: Saya Akan Jadi Ayah Asuh Mereka
Update Tragedi Longsor Pertambangan Gunung Kuda, Pemilik Tambang Sudah Diamankan Pihak Kepolisian Cirebon
Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah, Total 19 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Longsor Terjang Puncak Bogor, Satu Korban Meninggal, Dua Masih Dicari
Update Longsor Cilacap: 12 Orang Masih Dinyatakan Hilang hingga Persiapan Huntara untuk Korban Terdampak
Setelah Cilacap, Longsor Terjang Banjarnegara: 179 Warga Mengungsi, Video Detik-Detik Kejadian Viral
Hari Ke-4 Pencarian Longsor Cilacap: 1 Korban Ditemukan, 11 Masih Diduga Tertimbun